kabar

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.

19 September 2019 22:12

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali, hari meninggal dalam usia 83 tahun, menurut pengacara keluarganya. Bin Ali adalah pemimpin Arab pertama lengser dari kekuasaannya melalui demonstrasi besar-besaran pada Januari 2011.

Bin Ali wafat setelah enam hari dirawat di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Riyadh lantaran kesehatannya kritis. Dia sudah mengasingkan diri ke Saudi sejak 24 Januari 2011, sehabis sebulan unjuk rasa mengakhiri kekuasaannya selama 24 tahun.

Dia berhasil menyelamatkan diri bareng istrinya, Laila, dan ketiga anak mereka: Nisrin, Halimah, dan Muhammad. Juga bersama tiga putri dari hasil pernikahan pertamanya, yakni Ghazwa, Dorsaf, dan Sirin.

Bin Ali tidak pernah mendekam dalam penjara meski pengadilan Tunisia menggela rsidang secara in absentia telah memutus dirinya bersalah atas dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, dan pembunuhan.

Setelah terjungkal dari kekuasaannya, Bin Ali jarang muncul ke publik. Tapi Mei lalu dia menyatakan akan pulang ke Tunisia. "Yakinlah, saya akan kembali, insya Allah," tulis Bin Ali dalam sebuah surat.

Meski Bin Ali berharap kalau meninggal dikubur di Saudi, tapi Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.

Bin Ali menjadi presiden setelah kudeta tidak berdarah menumbangkan Habib Burqibah pada November 1987, setahun setelah dia menjadi perdana menteri.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Kalah main game online, penasihat Bin Salman rusak televisi

Banyak pengguna media sosial mencemooh dan mengecam tindakan Turki asy-Syekh seperti kelakuan anak-anak. 

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 80 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.978 orang, termasuk 199 meninggal.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ayah penggal kepala anak perempuannya berumur 13 tahun di Iran demi jaga kehormatan keluarga

Pembunuhan demi menjaga kehormatan keluarga menjadi hal lazim di beberapa negara berpenduduk mayoritas muslim, terutama di dunia Arab.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.815 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 78.541 orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.830 orang, termasuk 194 meninggal.





comments powered by Disqus