kabar

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

23 September 2019 10:31

Tiga dari empat partai Arab tergabung dalam aliansi Joint List kemarin menyatakan merekomendasikan pemimpin Partai Biru dan Putih Benny Gantz menjadi perdana menteri Israel. Sokongan itu mereka sampaikan dalam rapat konsultasi dengan Presiden Reuven Rivlin di kediaman resminya di Yerusalem.

Ini kali pertama partai-partai Arab - secara terpisah atau bareng-bareng - merekomendasikan seorang politikus Zionis untuk menjadi perdana menteri sejak 1992, ketika mereka menyokong pemimpin Partai Buruh Yitzhak Rabin, berkapanye untuk menciptakan perdamaian dengan Palestina.

Dalam pertemuan dengan Rivin, pemimpin Joint List Aiman Audah mengakui kali ini merupakan pemilu terburuk sejak 1948 dalam konteks hasutan untuk membenci bangsa Arab. "Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," katanya. "Jadi kami merekomendasikan Benny Gantz untuk membentuk pemerintahan selanjutnya."

Ahmad Tibi bilang Ganzt memang bukan pilihan terbaik karena dia menjabat panglima angkatan bersenjata ketika Israel menyerbu Jalur Gaza pada 2014. "Tapi saat kami mengatakan kepada pemilih kami akan mengupayakan segala hal buat menumbangkan Netanyahu, kami perlu mengambil langkah tegas," ujarnya.

Dengan masuknya Joint List, memiliki 13 kursi di Knesset, Gantz diproyeksikan memperoleh 57 kursi, dibanding Netanyahu dengan dukungan partai-partai ultra-nasional dan ortodoks hanya 55 kursi.

Rivlin menggelar rapat konsultasi dua hari mulai kemarin dengan semua partai memiliki kursi di Knesset (parlemen Israel), setelah pemilihan umum digelar Selasa pekan lalu tidak menghasilkan pemenang mayoritas. Partai Biru dan Putih meraup 33 dari 120 kursi Knesset, unggul dari Partai Likud dikomandoi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Chad akan buka kantor perwakilan diplomatik di Yerusalem

Dua Chad awal pekan ini mengunjungi Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Bin Salman batalkan rencana pertemuan dengan Netanyahu di Washington DC

Pertemuan dijadwalkan berlangsung awal bulan depan. Bin Salman sudah membeli empat rumah untuk tempat dia dan anggota rombongannya menginap.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama anjingnya, Kaya, di kediaman resminya di Kota Yerusalem. (Facebook)

Netanyahu berniat kunjungi UEA tahun ini

UEA menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim keempat mengakui eksistensi negara Zionis itu setelah Turki, Mesir, dan Yordania.





comments powered by Disqus