kabar

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

01 Oktober 2019 16:48

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah mendapat pengawal pribadi baru, menggantikan Brigadir Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham. 

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan pengawal baru itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani. "Dia adalah teman dekat Saud al-Qahtani," katanya. 

Saud al-Qahtani merupakan salah satu orang kepercayaan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Raja Salman memecat Al-Qahtani dari jabatan penasihat bidang media lantaran terlibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, awal Oktober tahun lalu. 

Al-Fagham tewas dibunuh dalam istana Raja Salman di Jeddah Sabtu malam pekan lalu. Tapi pemerintah Saudi menyebutkan korban ditembak mati teman lamanya saat bertengkar. 

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 8 Januari 2021 disuntik vaksin Covid-19.

Raja Salman disuntik vaksin Covid-19

Raja Salman, 86 tahun, termasuk kelompok rentan tertular virus Covid-19.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Netanyahu dan Bin Salman sepakat Raja Salman penghalang normalisasi hubungan Saudi-Israel

Kerjasama Saudi-Israel untuk menghadapi Iran dan di bidang perdagangan bakal meningkat.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada 1 Maret 2017. Dia disambut oleh Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman tidak pernah muncul di depan publik sejak dua hari sebelum Idul Adha

"Rekaman video Raja Salman meninggalkan rumah sakit pada hari Arafah adalah kunjungan sebelumnya ke dokter spesialis," kata sumber Albalad.co

Tragedi Mina menewaskan ribuan jamaah haji saat prosesi pelemparan jumrah, Kamis, 24 September 2015. (Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi)

Haji dan utang janji Raja Salman

Tabrakan arus jamaah saat proses melempar jumrah menewaskan ribuan jamaah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran bebaskan dua awak kapal asal Indonesia

Iran menahan kapal ikan Farsi bareng awaknya, termasuk Safik dan Solek, selama empat bulan karena izin operasionalnya bermasalah. 

27 Januari 2021

TERSOHOR