kabar

Pengadilan Saudi akan jatuhkan vonis bagi ulama tersohor Kamis pekan depan

Syekh Salman, ditangkap dengan beragam tuduhan pada September 2017, bareng Syekh Awad al-Qarni dan Dr. Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati. 

02 Oktober 2019 20:45

Pengadilan khusus Arab Saudi akan menjatuhkan vonis bagi ulama tersohor Syekh Salman al-Audah Kamis pekan depan. 

"Vonis akan dijatuhkan pada Kamis, 10 Oktober 2019," kata lembaga pemerhati hak asasi tahanan di Arab Saudi melalui akun Twitternya hari ini. 

Syekh Salman, ditangkap dengan beragam tuduhan pada September 2017, bareng Syekh Awad al-Qarni dan Dr. Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati. Syekh Salman dibekuk di rumahnya setelah menyerukan agar Saudi berhenti bermusuhan dengan Qatar. 

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman dipilih menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, wartawan, aktivis, akademisi, konglomerat, dan pangeran dianggap membangkang.

 

 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Batal divonis, dua ulama tersohor Saudi menjalani sidang dari awal lagi

Syekh Salman bareng Syekh Awad dan Dr. Ali al-Umari sebelumnya telah dituntut hukuman mati dan tinggal menunggu putusan. 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Sidang rahasia digelar lagi, ulama Saudi tetap dituntut hukuman mati

Sejak Bin Salman ditetapkan sebagai calon raja Saudi pada 21 Juni 2017, negara Kabah itu getol menangkapi para pembangkang: ulama, wartawan, akademisi, aktivis, konglomerat, pejabat, dan pangeran.





comments powered by Disqus