kabar

Gerakan Papua merdeka bantah terima dukungan dari Israel

Rumbiak menekankan gerakan Papua merdeka tidak mungkin meminta bantuan Israel karena mereka juga senasib dengan bangsa Palestina: sama-sama dijajah.

09 Oktober 2019 06:45

Juru bicara United Movement for Liberation of West Papua (UMLWP) Jacob Rumbiak membantah tudingan gerakan Papua merdeka mendapat sokongan dari Israel. 

"Kami tidak pernah menerima bantuan dari Israel atau meminta sokongan kepada mereka," kata Rumbiak kepada Albalad.co melalui telepon selulernya kemarin. Tapi dia tidak menutup kemungkinan kalau perjuangan mandek bakal meminta bantuan gerakan Zionis. 

Rumbiak menekankan gerakan Papua merdeka tidak mungkin meminta bantuan Israel karena mereka juga senasib dengan bangsa Palestina: sama-sama dijajah.

Sejumlah pihak mencurigai Israel terlibat dalam mendukung gerakan Papua merdeka. Sebab pengaruh negara Zionis itu di negara-negara Pasifik Selatan - menjadi basis dukungan gerakan Papua merdeka - cukup kuat. 

Salah satunya adalah Nauru, negara supermungil telah mengikuti jejak Amerika Serikat: mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. 

Rumbiak mengakui komunitas Yahudi di Papua memang sudah bangkit beberapa tahun belakangan. "Karena memang ada sebagian orang Papua merupakan keturunan Suku Dina, satu12 suku Israel hilang," ujarnya. 

Orang-orang Yahudi di Papua sudah rajin berkumpul, merayakan Shabbat dan hari-hari suci Yahudi lainnya. Bahkan, menurut pemimpin jemaat Yahudi di Papua Aharon Sharon, sebuah sinagoge sudah dibangun di Timika. 

Rumbiak juga membantah UMLWP terlibat dalam kerusuhan di Wamena dan Jayapura baru-baru ini. " Kami menolak rasisme dan anti etnis tertentu karena rasisme dibenci masyarakat internasional," tuturnya. "Gerakan kami adalah perjuangan hak asasi menuntut hak menentukan nasib sendiri."

 

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Menteri Yaqut: Belum ada kepastian soal pelaksanaan haji 2021

Gegaran pandemi Covid-19, Saudi memutuskan ibadah haji tahun lalu cuma bagi penduduk negara Kabah itu.

Dura Besar Indonesia untuk Iran Ronny Prasetyo didampingi Sekretaris Pertama KBRI Teheran Fikri Fikriansyah bertemu lima warga Indonesia bekerja sebagai awak kapal Ruby. (KBRI Teheran buat Albalad.co)

Iran bebaskan lima awak kapal asal Indonesia dari penjara

Mereka dibebaskan Desember tahun lalu karena tidak terbukti terlibat penyelundupan minyak.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam sekaligus khatib Masjid Al-Haram di Kota Makkah, ditahan oleh Arab Saudi sejak Agustus 2018. (Twitter)

Saudi masih penjarakan imam dan khatib Masjid Al-Haram

Saudi juga masih memenjarakan orang-orang mengkritik keputusan Bin Salman untuk memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, meski relasi resmi itu sudah terjalin lagi pekan lalu.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Doha, Qatar. (Elhoda-group.com)

Saudi buka kembali kedutaannya di Doha beberapa hari lagi

Penerbangan langsung menghubungkan Saudi dan Qatar juga sudah dimulai sedari Senin lalu.





comments powered by Disqus