kabar

Peracik bom jempolan Al-Qaidah tewas

Pada 2012, Al-Asiri berencana meledakkan sebuah pesawat Amerika, bertepatan dengan haul setahun pendiri jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin.

11 Oktober 2019 05:54

Gedung Putih kemarin mengumumkan peracik bom jempolan di jaringan Al-Qiadah, Ibrahim Hasan al-Asiri, tewas dua tahun lalu dalam sebuah operasi dilakukan Amerika Serikat.

Al-Asiri sudah bersembunyi di Yaman bertahun-tahun dan berkali-kali menjadi sasaran serangan pesawat nirawak Amerika. Washington DC pernah keliru meyakini telah membunuh dia pada 2011. Amerika kembali menargetkan seorang lelaki dipercaya adalah Al-Asiri pada Mei 2012, tapi ternyata pentolan Al-Qaidah lainnya.

Semasa pemerintah Presiden barack Obama, Amerika percaya Al-Asiri adalah teroris paling berbahaya sejagat. Dia terkait dengan usaha gagal duntuk meledakkan sebuah pesawat Amerika di Hari Natal 2009, Pelaku menyembunyikan bomnya dalam pakaian dalam. Dia juga memiliki hubungan dengan rencana meledakkan dua pesawat kargo di Chicago pada 2010.

Pada 2012, Al-Asiri berencana meledakkan sebuah pesawat Amerika, bertepatan dengan haul setahun pendiri jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin. Tapi rencana ini dihentikan setelah orang ditunjuk buat melaksanakan serangan bunuh diri itu ternyata agen ganda Amerika.

Al-Asiri juga pernah membuat sebuah alat untuk membunuh mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif. "Kematian Al-Asiri merupakan kehilangan besar bagi Al-Qaidah di Semenanjung Arab," kata Gedung Putih melalui keterangan tertulis.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Amerika akan buka nama pejabat Saudi terlibat Teror 11/9

Sebuah laporan resmi pada 2002 menyebutkan beberapa pelaku Teror 11/9 menerima dana dari sejumlah pejabat Saudi.

Selebaran menuding Israel mendalangi serangan 11 September 2001 tersebafr di Amerika Serikat. (Matt Elkins/J. The Jewish News of Northern California via JTA)

Selebaran tuduh Israel dalangi Teror 11/9 muncul di Amerika Serikat

Dalam selebaran itu disebutkan orang-orang Israel terlihat menari-nari di lokasi robohnya menara kembar World Trade Center.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Arab Saudi cabut kewarganegaraan putra Bin Ladin

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan sayembara berhadiah US$ 1 juta bagi siapa saja dapat memberitahu lokasi persembunyiannya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu bawa cucian kotor tiap melawat ke Amerika

Hanya dua kemeja dan piyama Netanyahu dicucikan. Satu kemeja dan gaun digunakan Sara Netanyahu disetrika.

27 September 2020

TERSOHOR