kabar

Pangeran Qatar jadi UNHCR Eminent Advocate setelah sumbang Rp 495 miliar buat pengungsi Bangladesh dan Yaman

Itu merupakan sumbangan terbesar pernah diterima UNHCR sejak lembaga itu didirikan 69 tahun lalu

12 Oktober 2019 09:55

UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Pengungsi) Rabu lalu menunjuk pangeran asal Qatar Syekh Tsani bin Abdullah bin Tsani ats-Tsani menjadi UNHCR Eminent Advocate, setelah sebelumnya menyumbang dana US$ 35 juta (kini setara Rp 495 miliar) bagi pengungsi Bangladesh dan Yaman.

Itu merupakan sumbangan terbesar pernah diterima UNHCR sejak lembaga itu didirikan 69 tahun lalu.

Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi mengaku girang dengan komitmen kuat Syekh Tsani untuk membantu para pengungsi di seluruh dunia, seperti dilansir dari siaran pers UNHCR. "Kedermawanannya sungguh luar biasa telah sangat meningkatkan kehidupan ribuan pengungsi lelaki, perempuan, dan anak-anak di Bangladesh dan Yaman," katanya.

Upacara penetapan Syekh Tsani itu berlangsung di markas UNHCR di Kota Jenewa, Swiss. Syekh Khalifah bin Tsani ats-Tsani datang mewakili Syekh Tsani.

Syekh Tsani menjadi UNHCR Eminent Advocate keempat setelah pengusaha Hamdi Ulukaya asal Amerika Serikat, Syekha Jawahir al-Qassimi dari Syarjah (Uni Emirat Arab), dan Dato Tahir dari Indonesia.

 

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Israel kirim delegasi ke Bahrain

Lawatan ini berlangsung sehari setelah Netanyahu dan Syekh Salman berkomunikasi langsung melalui telepon.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tahan imam dan khatib Masjid Al-Haram sejak Agustus 2018

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, akademisi, aktivis, wartawan, konglomerat, pejabat, dan pangeran dianggap menentang kebijakan-kebijakannya.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan jamaah dari luar negeri berumrah mulai 1 November

Jumlah jamaah dari luar negeri dibolehkan berumrah dinaikkan bertahap, tergantung pada kondisi penyebaran Covid-19 di negara masing-masing.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

24 September 2020

TERSOHOR