kabar

Serbuan Turki ke basis Kurdi di Suriah sebabkan lima anggota ISIS kabur dari penjara

Sehari setelah kaburnya lima anggota ISIS dari Penjara Jirkin, sebuah bom mobil kemarin pagi meledak di Penjara Giwaran, Kota Hasakah.

13 Oktober 2019 05:57

Lima anggota milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) ditahan di utara Suriah Jumat lalu kabur ketika Turki menggempur basis pertahanan Kurdi di sana.

"Lima anggota ISIS kabur dari Penjara Jirkin di Qamisyli lantaran daerah itu digempur Turki," kata SDF (Pasukan Demokratik Suriah) melalui Twitter Jumat malamnya. SDF adalah tentara pemberontak sebagian besar berisi orang-orang Kurdi, Arab, dan Asiria.

Qamisyli adalah kota di Provinsi Hasakah, terletak di timur laut Suriah dan berbatasan dengan Turki.

SDF saat ini menahan sekitar dua ribu jihadis ISIS dari beragam negara, delapan ribu anggota ISIS lokal, dan 70 ribu perempuan dan anak-anak keluarga anggota ISIS di berbagai pusat penahanan dan kamp di utara Suriah.

Menurut Syekhmus Ahmad, Kepala Kantor Urusan Pengungsi Wilayah Otonomi Utara dan Timur Suriah, Jumat lalu pula hampir seratus perempuan ISIS berusaha kabur dengan menyerang petugas penjaga kamp. "Mereka berupaya lari dari kamp dan bergabung dengan pasukan Turki," ujarnya. "Tapi berhasil kami gagalkan.

Serbuan pasukan Turki ke wilayah timur laut Suriah sejak Rabu lalu dikecam banyak negara, termasuk Israel. Mereka mencemaskan operasi militer akan menyebabkan banyak tahanan ISIS kabur dan kelompok bersenjata itu bangkit lagi.

Sehari setelah kaburnya lima anggota ISIS dari Penjara Jirkin, sebuah bom mobil kemarin pagi meledak di Penjara Giwaran, Kota Hasakah. SDF menyebut penjara itu menampung ribuan anggota ISIS.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran bebaskan dua awak kapal asal Indonesia

Iran menahan kapal ikan Farsi bareng awaknya, termasuk Safik dan Solek, selama empat bulan karena izin operasionalnya bermasalah. 

27 Januari 2021

TERSOHOR