kabar

Turki gempur wilayah Kurdi, 859 keluarga anggota ISIS kabur dari kamp

Termasuk dari Indonesia.

13 Oktober 2019 14:02

Jalal Ayaf, Kepala kamp Ain Isa, hari ini bilang sebanyak 859 orang asing merupakan keluarga dari anggota milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah kabur dari tempat penampungan pengungsi itu, di tengah gempuran dilakukan pasukan Turki terhadap basis-basis Kurdi di timur laut Suriah, seperti dilansir Rojava Information Center.

Ain Isa adalah wilayah kecamatan berada di Kabupaten Tal Abyad, Provinsi Raqqah. 

Ayaf menambahkan sebagian lainnya berusaha lari berhasil ditangkap. "Keluarga anggota ISIS menghuni kamp Ain Isa berasal dari Rusia, Indonesia, Inggris, Pakistan, dan Bangladesh," katanya. 

Dia mengatakan ketika peristiwa itu terjadi, sel-sel tidur ISIS dalam kamp bergerak dan menyerang petugas. 

Kamp Ain Isa - dibuka sejak April 2016 - dihuni 12.226 orang, termasuk ratusan warga asing merupakan kerabat anggota ISIS. Kamp ini menempati lahan seluas 0,26 kilometer persegi. 

 

 

 

Irak telah menangkap Menteri Keuangan ISIS Sami Jasim al-Jaburi alias Haji Hamid. (Telegram)

Irak tangkap menteri keuangan ISIS

Haji Hamid dibekuk di luar wilayah Irak.

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 





comments powered by Disqus