kabar

300 keluarga anggota ISIS asal Indonesia masih berada di kamp Kurdi

Seratus kombatan ISIS kabur dari kamp Al-Haul.

18 Oktober 2019 15:33

Sebanyak 300 warga Indonesia merupakan keluarga dari kombatan milisi ISIS ( Negara Islam Irak dan Suriah) masih berada di sebuah kamp di Al-Haul, kota kecil di Provinsi Hasakah, utara Suriah. 

"Ada seratus perempuan Indonesia dan anak-anak mereka. Jumlah selurunya 300 orang," kata Eylul, pejabat kamp Al-Haul, kepada Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Selain mereka, sumber Albalad.co menyebutkan lebih dari 300 kombatan ISIS dari Indonesia juga masih mendekam dalam tahanan Kurdi. 

Mengutip seorang diplomat Barat, the National melansir sekitar seratus jihadis ISIS berhasil kabur dari penjara Kurdi Al-Haul. Namun tidak jelas dari negara manasaja asal mereka. 

Sejak Turki menginvasi wilayah Kurdi di utara Suriah Rabu pekan lalu, para kombatan ISIS dan kerabat mereka berusaha lari dari tahanan dan kamp penampungan. 

Polisi Irak pada 3 Desember 2019 menangkap lelaki dikenal dengan nama Abu Khaldun, merupakan wakil dari pemimpin ISIS Abu Baar al-Baghdadi di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Supplied via Iraqi Security Media Cell)

Polisi Irak bekuk wakil Baghdadi di Kirkuk

Abu Khaldun pernah menjabat komandan militer ISIS di Provinsi Salahuddin.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.

Jihadis ISIS asal Indonesia Abu Muhammad al-Indunisi berpose sebelum melakukan serangan bunuh diri di Kota Palmyra, Suriah. (Al-Masdar News)

Bahrumsyah masih hidup

"Setahu kami, dia (Bahrumsyah) masih hidup," kata Sidney.





comments powered by Disqus