kabar

Ratusan tentara Saudi tewas di Jizan dalam pertempuran dengan milisi Al-Hutiyun

Bin Salman telah mengisyaratkan menyerah dalam Perang Yaman.

22 Oktober 2019 21:31

Ratusan tentara Arab Saudi tewas dalam pertempuran dengan milisi Al-Hutiyun di Provinsi Jizan, daerah perbatasan Saudi dengan Yaman. 

"Pertempuran di Jizan terjadi saat Riyadh Season tengah berlangsung saat ini mengakibatkan ratusan korban jiwa," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana. Dia menambahkan kapasitas rumah-rumah sakit di Jizan dan daerah tetangganya tidak lagi mampu menampung. 

Hingga kini Saudi masih bungkam mengenai kekalahan itu. 

Ketika Abdul Aziz al-Fagham, pengawal pribadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, tewas dibunuh dalam istana bulan lalu, Riyadh juga tutup mulut soal kabar ratusan prajurit menyerah dan terbunuh oleh Al-Hutiyun dalam pertempuran di wilayah perbatasan. 

Setelah empat tahun menggempur Al-Hutiyun, kelompok bersenjata dukungan Iran di Yaman, Saudi makin kewalahan. Jizan, Najran, dan Abha menjadi wilayah paling sering digempur Saudi. 

Inilah membuat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengisyaratkan menyerah. Melalui Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, Bin Salman menyurati Presiden Iran Hasan Rouhani. 

Sila baca: Isyarat Bin Salman menyerah terhadap Iran 

Bin Salman minta berdialog dengan negara Mullah itu, membahas hubungan bilateral, konflik di kawasan, dan bagaimana agar Saudi bisa keluar dari Yaman tanpa menanggung malu. 

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Arab Saudi kewalahan hadapi Al-Hutiyun

Bandar udara di kota Najran, Jizan, dan Abha berkali-kali dihantam peluru kendali dan pesawat nirawak Al-Hutiyun.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Hingga akhir 2019, Perang Yaman akan tewaskan 233 ribu orang

Satu anak tewas akibat perang dan dampaknya tiap sebelas menit 54 detik. Hingga akhir 2019, 140 ribu anak di Yaman akan terbunuh akibat perang dan dampaknya.

Facebook menghapus artikel the New York Times soal gadis kelaparan di Yaman. (Al-Bawaba)

Facebook hapus artikel soal gadis kelaparan di Yaman

Sejatinya, artikel ini mengecam keterlibatan Arab Saudi dan UEA karena menciptakan krisis kemanusiaan terbesar di Yaman.





comments powered by Disqus