kabar

KJRI Jeddah bantu 67 pekerja Indonesia tidak digaji 13 bulan di Tabuk

KJRI Jeddah juga memberikan bantuan bahan makanan dan minuman bagi 67 pekerja Indonesia itu sambil menunggu persoalannya rampung.

01 November 2019 01:34

Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Jeddah, Arab Saudi, mendatangi Distrik Al-Muwailah di Tabuk untuk menindaklanjuti aduan terkait gaji dari 67 pekerja Indonesia, seperti dilansir siaran pers KJRI Jeddah diterima Albalad.co kemarin.

Kehadiran tim KJRI Rabu lalu di Tabuk di bawah koordinasi Pelaksana Fungsi Konsuler merangkap Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga Safaat Ghofur, didampingi Pelaksana Fungsi Konsuler Umar Badarsyah, dan Staf Teknis Ketenagakerjaan Budi Indrawan. Atas arahan Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah Mohamad Hery Saripudin, tim KJRI menggali informasi secara rinci terkait aduan gaji 67 pekerja Indonesia tidak dibayar oleh perusahaan selama 13 bulan.

Mereka bekerja di Truba Arabia, perusahaan instalasi peralatan elektro-mekanik untuk stasiun pembangkit listrik di provinsi terletak di perbatasan bagian utara Arab Saudi itu.

Widodo, mewakili 67 pekerja Indonesia, mereka bekerja di Truba Arabia berkisar lima hingga 25 tahun. Namun sekarang ini mereka dibelit masalah, yakni gaji tidak dibayar hingga 13 bulan dan izin tinggal (iqamah) tidak diperpanjang.

Mereka meminta bantuan KJRI untuk menyelesaikan persoalan itu. "Kami mohon bantuan dari pemerintah untuk bisa memediasi agar hak-hak kami terpenuhi dan dipulangkan ke Indonesia. Kasihan keluarga kami" ujar Widodo.

Menanggapi pengaduan ini, Safaat Ghofur menyampaikan KJRI Jeddah akan membantu semaksimal mungkin agar permasalahan itu diselesaikan dengan baik, sehingga hak-hak 67 pekerja Indonesia bisa segera dilunasi oleh perusahaan.

KJRI Jeddah juga memberikan bantuan bahan makanan dan minuman bagi 67 pekerja Indonesia sambil menunggu persoalannya rampung.

KJRI Jeddah, Arab Saudi melepas pemulangan 21 perempuan Indonesia bermasalah karena bekerja di Arab Saudi memakai visa ziarah. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

KJRI Jeddah pulangkan 21 warga Indonesia berangkat bekerja ke Arab Saudi dengan visa ziarah

Karena tidak tahan terhadap kondisi kerja, mereka memilih kabur dari rumah majikan ke KJRI Jeddah.

Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Facebook)

Mayat perempuan Indonesia dalam koper di Makkah meninggal karena sakit

Tiga bulan terakhir, korban menderita diabetes dan agak sesak napas sampai meninggal. Dua warga Indonesia pembuang mayat AS akan dideportasi.

Suasana Kota Makkah, Arab Saudi. (Gulf Business)

Polisi Makkah tangkap pembuang mayat perempuan Indonesia dalam koper

Kedua tersangka adalah lelaki dan perempuan warga Indonesia.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran bebaskan dua awak kapal asal Indonesia

Iran menahan kapal ikan Farsi bareng awaknya, termasuk Safik dan Solek, selama empat bulan karena izin operasionalnya bermasalah. 

27 Januari 2021

TERSOHOR