kabar

Demonstran serbu Konsulat Iran di Karbala

Pengunjuk rasa di Irak menganggap Iran sangat mempengaruhi politik dalam negeri mereka sehabis invasi Amerika Serikat pada 2003. 

04 November 2019 12:10

Lusinan demonstran kemarin menyerbu kantor Konsulat Iran di Kota Karbala, selatan Irak. 

Mereka menurunkan bendera negara Mullah itu dan membakar tembok luar konsulat. 

Sejumlah sumber mengungkapkan kepada Arab News, semua staf Konsulat Iran berhasil kabur melalui pintu belakang. 

Pengunjuk rasa di Irak menganggap Iran sangat mempengaruhi politik dalam negeri mereka sehabis invasi Amerika Serikat pada 2003. 

Unjuk rasa besar-besaran meletup di Ibu Kota Baghdad dan kota-kota lain di selatan Irak sejak 1 Oktober lalu. Tindakan keras pasukan keamanan sejauh ini mengakibatkan lebih dari 250 orang tewas dan delapan ribu lainnya cedera.

 

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.931 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 76.726 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 14.668 orang, termasuk 190 meninggal.

Demonstran di Kota Najaf, Irak, membakar Konsulat Iran pada 27 November 2019. (Supplied)

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Parlemen Irak setujui pengunduran diri Abdul Mahdi

Abdul Mahdi dipilih sebagai perdana menteri pada Oktober tahun lalu lantaran Haidar al-Abadi tidak ingin menjabat lagi.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Perdana menteri Irak ajukan surat pengunduran diri ke parlemen

Parlemen hari ini akan putuskan apakah menerima atau menolak pengunduran diri Abdul Mahdi.





comments powered by Disqus