kabar

Lelaki Dubai telepon polisi buat minta tolong kibarkan bendera

Sebelum meinggalkan rumah itu, kedua polisi ini menghormat ke arah bendera UEA sudah terkibar di atas atap.

04 November 2019 14:19

Seorang lelaki di Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), kemarin menelepon kantor polisi. Dia meminta bantuan untuk mengibarkan bendera di atap rumahnya. Pengibaran bendera nasional itu dilakukan untuk memperingati Hari Bendera.

Dalam sejam, pada pukul 12.05 waktu setempat, sebuah mobil patroli polisi tiba di kediaman pria itu. Dua polisi turun dari mobil dan disambut seorang lelaki renta berjalan dengan tongkat.

Satu polisi kemudian berdiri berjaga di luar rumah, sedangkan temannya masuk ke dalam mengibarkan bendera UEA di atap rumah pria itu.

Sebelum meinggalkan rumah itu, kedua polisi ini menghormat ke arah bendera UEA sudah terkibar di atas atap.

Situasi di lokasi dua bom bunuh diri terjadi pada 21 Januari 2021 di sebuah pasar pakaian bekas di Ibu Kota Baghdad, Irak. (Twitter/FJ)

Bom bunuh diri pertama dalam tiga tahun hantam Baghdad, 32 orang tewas

Pengebom bunuh diri pertama mengaku sakit. Saat orang-orang mendekat untuk memberi pertolongan dia menekan detonator bom di tubuhnya.

Masyarakat sedang mencoba air minum dihasilkan dari udara oleh mesin Watergen. (Watergen buat Albalad.co)

Teknologi Israel hasilkan air minum dari udara

"Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujar Mirilashvili kepada Albalad.co

Menteri Telekomunikasi Iran Muhammad Javad Azari Jahromi. (Asharq al-Awsat)

Menteri telekomunikasi Iran tolak blokir Instagram

ran telah lama memblokir media sosial seperti YouTube, Telegram, Twitter, dan Facebook. Hanya Instagram dan WhatsApp masih bebas diakses.

Muhanna Saud al-Anazi, dokter gigi di Arab Saudi membakar ijazahnya. Dia kesal karena sudah dua tahun menganggur sejak lulus kuliah. (YouTube)

Saudi belum bayar gaji 700 dokter selama empat bulan terakhir

Sesuai kontrak, selain gaji, mereka diberi biaya transportasi, dan tunjangan lainnya.





comments powered by Disqus