kabar

Penusuk tiga pemain teater di Riyadh ternyata warga Yaman

Polisi mengatakan ketiga korban cedera dalam keadaan stabil. 

12 November 2019 14:11

Pelaku penusukan terhadap tiga pemain teater tengah tampil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, ternyata warga negara Yaman.

"Sekitar pukul delapan malam (kemarin), polisi telah menangkap seorang warga Yaman, 33 tahun, setelah menusuk dua lelaki dan satu perempuan merupakan anggota sebuah kelompok teater tengah tampil," kata seorang juru bicara Kepolisian Riyadh mekalui keterangan tertulis. 

Insiden itu terjadi di King Abdullah Park di Distrik Malaz. Namun polisi belum merilis nama dan motif pelaku melancarkan serangan itu.  

Polisi mengatakan ketiga korban cedera dalam keadaan stabil. 

Kejadian ini pertama kali sejak Saudi menerbitkan visa turis bagi 49 negara

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

PBB secara resmi minta Israel keluar dari Golan

Amerika Serikat Maret lalu mengakui Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel.

Dokumen Mukhtalif, kelompok LGBT pertama di Arab Saudi. (Twitter)

Kelompok LGBT pertama berdiri di Arab Saudi

Mukhtalif mengklaim mendapat izin dari pemerintah Saudi pada 22 November.

Warga Arab Saudi bernama Muhammad Saud (kanan) berpose bareng Avi, satu dari dua tamunya asal Israel, menginap di rumahnya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Screencapture)

Dua warga Israel menginap di rumah warga Saudi di Riyadh

Saud termasuk dalam enam wartawan Arab diundang mengunjungi Israel selama lima hari pada Juli lalu.

Demonstran di Kota Najaf, Irak, membakar Konsulat Iran pada 27 November 2019. (Supplied)

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.





comments powered by Disqus