kabar

Kombatan ISIS terjebak di daerah tak bertuan setelah dideportasi dari Turki

Amerika menolak menerima lelaki itu, Turki juga tidak mau menampung kembali.

12 November 2019 20:52

Seorang kombatan milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asal Amerika Serikat terjebak di daearh tak bertuan berlokasi antara Turki dan Yunani setelah dideportasi dari Turki kemarin.

Sejumlah sumber mengungkapkan lkepada Middle East Eye, lelaki warga Amerika dideportasi ke Yunani melalui perbatasan darat dengan Turki di Kota Edirne. Pemerintah Turki dan Yunani belum melansir nama lelaki nahas itu.

Yunani menolak menerima kombatan ISIS dari Amerika itu lantaran tidak berdokumen lengkap dan mengembalikan dia ke wilayah tak bertuan. Turki pun tidak mau mengambil kembali jihadis ISIS tersebut. "Kami tidak berniat mengambil dia kembali," kata seorang pejabat Turki.

Melalui siaran televisi secara nasional hari ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdgan menegaskan negaranya tidak peduli kalau ada kombatan ISIS terjebak di wilayah tak bertuan setelah diusir dari Turki. "Kami akan terus mendeportasi mereka (kombatan ISIS)," ujarnya.

Seorang sumber Turki lainnya mengetahui kasus itu mengatakan kepada Middle East Eye, Turki terpaksa mendeportasi kombatan ISIS ini ke Yunani karena Amerika menolak menerima dia.

Dia menekankan kombatan ISIS yang ditolak negara asal mereka berhak memilih negara tujuan kedua dan bagaimana cara dia dideportasi. "Dia (kombatan ISIS asal Amerika itu) memilih ke Yunani melalui jalan darat," tuturnya.

Kedutaan Besar Amerika di Ankara menjelaskan karena keterbatasan hukum, pihaknya tidak bisa memastikan apakah lelaki terjebak di daerah tak bertuan itu memang warga negara Amerika.

Polisi Irak pada 3 Desember 2019 menangkap lelaki dikenal dengan nama Abu Khaldun, merupakan wakil dari pemimpin ISIS Abu Baar al-Baghdadi di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Supplied via Iraqi Security Media Cell)

Polisi Irak bekuk wakil Baghdadi di Kirkuk

Abu Khaldun pernah menjabat komandan militer ISIS di Provinsi Salahuddin.

Majalah Dabiq terbitan ISIS dijual di situs Amazon. (BBC)

Turki telah deportasi 21 kombatan ISIS ke negara asal

Sebanyak 13 dari 21 jihadis sudah dideportasi itu adalah warga negara Jerman, Belgi, Belanda, Denmark, Inggris, Amerika Serikat, dan Irlandia.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 





comments powered by Disqus