kabar

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 

13 November 2019 19:53

Ulama Arab Saudi bernama Syekh Fahad al-Qadi kemarin meninggal dalam penjara. 

Melalui akun Twitternya, Prisoners of Conscience - organisasi non-pemerintah pemantau hak asasi tahanan di Saudi - hari ini mengatakan Syekh Fahad sudah ditahan selama 3,5 tahun. Dia divonis hukuman enam tahun penjara. 

Dia ditangkap pada Mei 2016 karena mengirim surat berisi nasihat bagi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan anaknya, Putera Mahkota Pangeran Muhamnad bin Salman. 

Namun tidak disebutkan penyebab Syekh Fahad mengembuskan napas terakhir. 

Penangkapan terhadap para pembangkang - ulama, aktivis, wartawan, akademisi, konglomerat, dan pangeran - kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi rekrut pegawai Twitter buat mata-matai para pengkritik

Ketiga warga Saudi itu diarahkan oleh seorang pejabat Saudi tidak disebut namanya. Dia bekerja untuk seseorang bersandi Royal Family Member-1, menurut surat kabar the Washington Post adalah Pangeran Muhammad bin Salman.

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Bin Salman kembali rampas dan bekukan properti milik pangeran dan pengusaha

Mereka yang menjadi korban termasuk Pangeran Badr bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Para pangeran senior Saudi kecewa dengan kepemimpinan Bin Salman

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.





comments powered by Disqus