kabar

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019 20:42

Twitter telah menutup akun milik Jawad Nasrallah, putra dari pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, seperti dilansir Arabi21 kemarin.

Keputusan itu diambil setelah Amerika Serikat memasukkan Jawad dalam daftar teroris. Jawad termasuk dalam 25 perusahaan dan individu asal Iran, Libanon, dan Kuwait diklaim Amerika mendanai Hizbullah dan Garda Revolusi Iran.

"Twitter menutup akun-akun melanggar aturan-aturan perusahaan," kata Twitter sebelum menutup akun kepunyaan Jawad Nasrallah.

Dalam situs resminya, Twitter bilang mereka menutup akun-akun menyebarluaskan kekerasan, teror, ekstremisme, pelecehan anak, hasutan, ujaran kebencian, hasutan buat bunuh diri, melukai diri sendiri, media sensitif, akun menggambarkan kekerasan, dan akun melanggar privasi.

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

 

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah (Hizbullah buat Albalad.co)

Hizbullah bantah rumor soal Hasan Nasrallah sakit jantung

Maher sudah lama dikenal sebagai pengkritik Hizbullah dan memiliki hubungan baik dengan badan-badan intelijen Barat.

Rekaman video memperlihatkan seorang tentara Libanon menghadang pasukan Israel agar tidak melewati batas kedua negara. Kejadiannya di Desa Mais al-Jabal, Distrik Marjayun, Libanon Selatan. (Twitter)

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hasan Nasrallah mengaku bergaji US$ 1.300

Nasrallah memperkirakan Perang Suriah bakal rampung dalam satu atau dua tahun lagi.





comments powered by Disqus