kabar

40 orang tewas dalam unjuk rasa di Iran

Karena unjuk rasa terus membesar, Teheran telah memutus koneksi Internet hampir di semua wilayah Iran.

18 November 2019 22:35

Paling tidak 40 orang tewas dalam unjuk rasa besar-besaran merebak di seantero Iran sejak Jumat lalu, seperti dilansir situs milik kaum oposisi, Radio Farda, mengutip keterangan sejumlah kelompok hak asasi manusia dan video-video beredar di media sosial.

Sedangkan pemerintah Iran mengklaim sejauh ini baru tiga orang terbunuh, termasuk satu polisi.

Jaringan hak asasi manusia Kurdistan melaporkan melalui Twitter, pasukan keamanan kemarin menembaki demonstran dari atap sebuah gedung di Kota Javanrud, membunuh paling tidak empat orang.

Menurut wartawan Adnan Hassanpur kepada Radio Farda, enam orang tewas Sabtu lalu dan satu hingga empat orang meninggal kemarin di Mariwan.

Pegiat hak asasi manusia Karim Dahimi mengatakan di Provinsi Khuzestan setidaknya 13 orang tewas sejak Jumat lalu.

Sedangkan Iran News Wire melaporkan demonstrasi massa terjadi di 107 kota dan lebih dari 61 orang tewas oleh pasukan keamanan di sepuluh kota.

Demonstrasi besar-besaran itu meletup setelah pemerintah Iran menaikkan harga bensin hingga 50 persen. Karena unjuk rasa terus membesar, Teheran telah memutus koneksi Internet hampir di semua wilayah Iran.

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

PBB secara resmi minta Israel keluar dari Golan

Amerika Serikat Maret lalu mengakui Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel.

Dokumen Mukhtalif, kelompok LGBT pertama di Arab Saudi. (Twitter)

Kelompok LGBT pertama berdiri di Arab Saudi

Mukhtalif mengklaim mendapat izin dari pemerintah Saudi pada 22 November.

Warga Arab Saudi bernama Muhammad Saud (kanan) berpose bareng Avi, satu dari dua tamunya asal Israel, menginap di rumahnya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Screencapture)

Dua warga Israel menginap di rumah warga Saudi di Riyadh

Saud termasuk dalam enam wartawan Arab diundang mengunjungi Israel selama lima hari pada Juli lalu.

Demonstran di Kota Najaf, Irak, membakar Konsulat Iran pada 27 November 2019. (Supplied)

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.





comments powered by Disqus