kabar

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

25 November 2019 09:36

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman sekali lagi lolos dari upaya pembunuhan. 

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan usaha menghabisi calon raja negara Kabah itu melibatkan Mayor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal pribadi Raja Salman bin Abdul Aziz. 

Upaya pembunuhan itu terjadi akhir September lalu di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi. "Jadi tidak benar Al-Fagham tewas ditembak dalam perkelahian dengan Mamduh bin Misyaal al-Ali di kediaman temannya di Jeddah," kata sumber itu. 

Dia bilang Al-Fagham bersama sebelas orang lainnya, termasuk Mamduh, mencoba melenyapkan Bin Salman. Mereka berhasil melewati pengamanan tahap pertama sehingga berhasil menerobos menuju pengamanan ring satu Bin Salman. 

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka. Al-Fagham dan Mamduh berhasil dibunuh dan penyerang lainnya cedera dalam baku tembak dalam istana. "Bin Salman luka dalam kejadian itu," ujar sumber itu. 

Blackwater adalah kontraktor keamanan swasta asal Amerika Serikat. Blackwater mendapat sorotan ketika membunuh warga sipil di Irak. 

Bin Salman sebelum dua kali lolos dari upaya pembunuhan pada Agustus 2017 dan April 2018. 

Masuknya Bin Salman dalam jalur suksesi di Saudi memicu perpecahan dalam keluarga Bani Saud. Sebab selama ini takhta diwariskan ke anak-anak Raja Abdul Aziz, sedangkan Bin Salman termasuk cucu dari pendiri kerajaan Saudi itu. 

Apalagi Raja Salman masih memiliki 13 adik sudah lama menunggu kesempatan buat menjadi raja.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada 1 Maret 2017. Dia disambut oleh Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman tidak pernah muncul di depan publik sejak dua hari sebelum Idul Adha

"Rekaman video Raja Salman meninggalkan rumah sakit pada hari Arafah adalah kunjungan sebelumnya ke dokter spesialis," kata sumber Albalad.co

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dikabarkan meninggal

Tenaga medis diisolasi agar tidak membocorkan informasi mengenai keadaan Raja Salman sebenarnya. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman ketakutan umumkan kondisi kesehatan Raja Salman sebenarnya

Bin Salman memiliki banyak musuh dalam keluarga lantaran menangkapi kerabatnya sendiri.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Orang penting di keluarga kerajaan Saudi dalam keadaan kritis

Kabar ini muncul saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Faisal usai menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

24 September 2020

TERSOHOR