kabar

Perdana menteri Irak bilang akan berhenti

Keputusan Abdul Mahdi ini muncul menanggapi seruan dari ulama berpengaruh Syiah Ayatullah Ali al-Sistani, meminta perubahan kepemimpinan di negara Dua Sungai itu.

29 November 2019 20:40

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi hari ini bilang dirinya akan mengajukan pengunduran diri ke parlemen, sehingga anggota parlemen bisa memilih pemerintahan baru.

"Saya bakal mengajukan surat resmi untuk minta berhenti dari jabatan perdana menteri," kata Abdul Mahdi melalui keterangan tertulis dari kantornya.

Keputusan Abdul Mahdi ini muncul menanggapi seruan dari ulama berpengaruh Syiah Ayatullah Ali al-Sistani, meminta perubahan kepemimpinan di negara Dua Sungai itu.

Pengumuman itu langsung disambut girang para pengunjuk rasa berkumpul di Alun-alun Tahrir di jantung Ibu Kota Baghdad.

Pernyataan Abdul mahdi ini keluar saat demonstrasi antipemerintah berlangsung sejak 1 Oktober sudah merenggut korban jiwa lebih dari 400 orang dan melukai 15 ribu lainnya. Bahkan dalam 24 jam sejak Rabu malam, pasukan keamanan Irak menewaskan 45 orang setelah kantor Konsulat Iran di Kota Najaf dibakar pengunjuk rasa.

Pengunjuk rasa sebagian besar kaum muda pengangguran menuntut seluruh elite politik Irak untuk mundur lantaran dianggap tiak becus mengurus negara.

 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Diplomat Sudan diterbangkan ke Israel untuk dirawat karena Covid-19 akhirnya meninggal

Hubungan Israel-Sudan mencair setelah Al-Burhan bertemu Netanyahu di Uganda Februari lalu. Kedua pemimpin sepakat buat menormalisasi relasi kedua negara.

Demonstran di Kota Najaf, Irak, membakar Konsulat Iran pada 27 November 2019. (Supplied)

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Parlemen Irak setujui pengunduran diri Abdul Mahdi

Abdul Mahdi dipilih sebagai perdana menteri pada Oktober tahun lalu lantaran Haidar al-Abadi tidak ingin menjabat lagi.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Perdana menteri Irak ajukan surat pengunduran diri ke parlemen

Parlemen hari ini akan putuskan apakah menerima atau menolak pengunduran diri Abdul Mahdi.





comments powered by Disqus