kabar

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.

04 Desember 2019 19:14

Para pengunjuk rasa antipemerintah sudah tiga kali dalam sepekan membakar kantor Konsulat Iran di Kota Najaf, Irak, menurut beberapa sumber Al-Arabiya.

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu. Para staf berhasil lari melalui pintu belakang.

Protes massal meletup sejak 1 Oktober lalu juga menolak campur tangan Iran dala urusan dalam negeri Irak, selain menentang wabah korupsi, tingginya angka pengangguran, dan buruknya layanan publik.

Hingga kini, tindakan keras pasukan keamanan Irak telah menewaskan lebih dari 400 demonstran dan melukai ribuan orang lainnya.

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Parlemen Irak setujui pengunduran diri Abdul Mahdi

Abdul Mahdi dipilih sebagai perdana menteri pada Oktober tahun lalu lantaran Haidar al-Abadi tidak ingin menjabat lagi.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Perdana menteri Irak ajukan surat pengunduran diri ke parlemen

Parlemen hari ini akan putuskan apakah menerima atau menolak pengunduran diri Abdul Mahdi.

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi. (Tehran Times)

Perdana menteri Irak bilang akan berhenti

Keputusan Abdul Mahdi ini muncul menanggapi seruan dari ulama berpengaruh Syiah Ayatullah Ali al-Sistani, meminta perubahan kepemimpinan di negara Dua Sungai itu.





comments powered by Disqus