kabar

Diplomat Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi dilarang masuk Amerika

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

11 Desember 2019 05:32

Amerika Serikat kemarin melarang Muhammad al-Utaibi, diplomat Arab Saudi terlibat pembunuhan wartawan surat kabar the Washington Post Jamal Khashoggi, memasuki negara adikuasa itu. 

Ketika Khashoggi dihabisi pada 2 Oktober di dalam kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki, Al-Utaibi menjabat konsul jenderal. Hasil penyelidikan kepolisian Istanbul menyatakan pembunuhan Khashoggi terjadi di ruang kerja Al-Utaibi. 

Tidak lama setelah pembunuhan makin mencoreng citra negara Kabah itu, Al-Utaibi pulang ke negaranya dan tidak pernah kembali ke Turki. 

Amerika membekukan aset-aset milik warga Saudi terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, termasuk Al-Utaibi. Dengan keputusan ini, keluarga Al-Utaibi juga diharamkan ke Amerika. 

Melalui keterangan tertulis, Departemen Luar Negeri Amerika bilang akan terus mendesak Saudi mengadili secara jujur dan terbuka orang-orang bertanggung jawab dalam pembunuhan Khashoggi. 

Riyadh mengklaim sudah menangkap 21 tersangka dan sudah mengadili sebelas di antaranya. Bahkan jaksa sudah menuntut hukuman mati terhadap lima dari sebelas terdakwa. 

Namun Saudi tidak pernah mengumumkan siapa saja identitas 21 tersangka itu, termasuk sebelas orang sudah diadili dan lima dituntut hukuman mati. Proses peradilan mereka berjalan rahasia. 

Saudi mulanya menyangkal telah menghabisi Khashoggi tapi setelah ketahuan akhirnya mengaku. Sebanyak tujuh dari 15 anggota tim pembunuh adalah pengawal pribadi Putera Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. 

CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), Kongres Amerika, dan Turki telah menyimpulkan Bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. 

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

 

 

 

Film the Dissident bercerita soal pembunuhan wartawan surat kabar the Washington Post, Jamal Khashggi, atas perintah Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (YouTube)

Hillary Clinton rekomendasikan untuk menonton film pembunuhan Khashoggi oleh Bin Salman

Berdasarkan hasil investigasi, Turki, CIA, Kongres Amerika, dan pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa Agnes Callamard menyimpulkan pembunuhan Khashoggi atas perintah Bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Kemenangan Biden, harapan Abbas, dan kecemasan Bin Salman

Biden akan membuka penyelidikan atas kasus pembunuhan Khashoggi dan menghentikan dukungan terhadap perang di Yaman.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Janda Khashoggi gugat Bin Salman di pengadilan Amerika

Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Perekonomian dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Twitter/@SaudiMonarchy)

Parlemen Eropa kecam beragam pelanggaran hak asasi manusia dilakukan Arab Saudi

Resolusi itu juga mendesak Dewan Eropa menerapkan sanksi terhadap orang-orang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel buka kedutaan di Abu Dhabi

Konsulat Jenderal Israel di Dubai dan kantor penghubung di Rabat bakal diresmikan beberapa hari lagi.

25 Januari 2021

TERSOHOR