kabar

Israel akan gelar pemilihan umum 2 Maret 2020, ketiga dalam setahun

Tapi lantaran tanggal itu bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Musa (Purim), semua anggota Knesset menyepakati pesta demokrasi itu dilangsungkan pada 2 Maret.

12 Desember 2019 09:25

Rakyat Israel akan kembali ke tempat pemungutan suara untuk ketiga kalinya dalam sebelas bulan, setelah para elite politik gagal membentuk pemerintahan koalisi.

Karena tidak ada anggota Knesset (parlemen Israel) memperoleh dukungan minimum 61 dari 120 anggota hingga tengah malam tadi, Knesset secara resmi dibubarkan dan pemilihan umum baru mesti ditetapkan dalam 90 hari, yakni pada 10 Maret 2020.

Tapi lantaran tanggal itu bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Musa (Purim), semua anggota Knesset menyepakati pesta demokrasi itu dilangsungkan pada 2 Maret.

Dalam dua pemilihan umum sebelumnya, April dan September lalu, pemimpin Partai Biru dan Putih Benny Gantz bersaing ketat dengan petahana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Partai Likud gagal membentuk kabinet.

Pemilihan umum ketiga itu diwarnai skandal, yakni Netanyahu sudah didakwa terlibat korupsi, penyuapan, dan penyalahgunaan wewenang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.569 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 293.037 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 29.777 orang, termasuk 572 meninggal.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Perdana menteri Libanon mundur

Hasan Diab bilang korupsi lebih kuat ketimbang negara.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 1.257 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 289.947 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.621 orang, termasuk 569 meninggal.





comments powered by Disqus