kabar

Amerika beri waktu sebulan bagi Saudi buat umumkan nama para pembunuh Khashoggi

CIA, Kongres Amerika, dan Turki meyakini perintah buat menghabisi Khashoggi berasal dari Bin Salman.

13 Desember 2019 18:59

Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat diminta memberi tenggat 30 hari bagi pemerintah Arab Saudi untuk mengumumkan siapa saja terlibat dalam pembunuhan kolumnis surat kabar the Washington Post Jamal Khashoggi.

Khashoggi, warga negara Saudi tinggal di Amerika sejak 2017 lantaran takut ditangkap atau dibunuh karena getol mengkritik kebijakan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, dihabisi nyawanya dalam kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, 2 Oktober 2018. Namun hingga kini, negara Kabah itu belum mau membuka di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Perintah terhadap direktur intelijen nasional Amerika itu adalah amanat dari undang-undang belanja militer - dikenal dengan nama the National Defense Authorization Act (NDAA), disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Rabu lalu. Beleid ini diperkirakan bakal disetujui Senat pekan depan sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Donald Trump.

Kompromi terjadi sebelum NDAA disahkan DPR adalah menghapus pasal sanksi untuk para pembunuh Khashoggi dalam rancangan undang-undang itu. Alasannya terdapat klausul menyatakan Amerika bakal menghentikan dukungan kepada Saudi dalam Perang Yaman.

Menurut the New York Times, Jared Kushner, mantu Trump sekaligus mentor Bin Salman, berperan besar hingga pasal mengenai sanksi bisa dihapus dari rancangan NDAA.

April lalu, Amerika melarang 16 warga Saudi memasuki wilayah negaranya, termasuk orang kepercayaan Bin Salman, Saud al-Qahtani. Minggu ini, Departemen Luar Negeri Amerika menambahkan mantan Konsul jenderal Saudi di istanbul Muhammad al-Utaibi dalam daftar orang Sayudi diharamkan ke Amerika.

CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), Kongres Amerika, dan Turki meyakini perintah buat menghabisi Khashoggi berasal dari Bin Salman. Apalagi hasil investigasi kepolisian Istanbul menyebutkan tujuh dari 15 warga Saudi anggota tim pembunuh merupakan pengawal pribadi Bin Salman.

Saudi mengklaim telah membekuk 21 tersangka pembunuh Khashoggi, namun identitas mereka masih dirahasiakan. Sebanyak 11 orang diantaranya sudah diadili secara tertutup dan lima terdakwa dituntut hukuman mati.

Saud al-Qahtani (Twitter)

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Ketiga orang dinyatakan tidak bersalah itu adalah Saud al-Qahtani merupakan mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, bekas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul Muhammad al-Utaibi, dan eks wakil kepala badan intelijen Saudi Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Lima pembunuh Khashoggi dapat hukuman mati

Kongres Amerika Serikat, CIA, Turki, dan pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan perintah buat membunuh Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Anak Raja Salman bilang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi

Hingga kini, Saudi masih tutup mulut soal keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Sampai sekarang Riyadh menolak mengungkap di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi disembunyikan.





comments powered by Disqus