kabar

Indonesia dan Israel sama-sama rugi kalau tidak bina hubungan resmi

Negara Zionis itu tidak memiliki ganjalan buat menjalin hubungan resmi dengan Indonesia.

17 Desember 2019 11:40

Sejak era Presiden Abdurrahman Wahid, hubungan bisnis antara Indonesia mulai terjalin meski kedua negara tidak memiliki relasi diplomatik. Belakangan hubungan meluas hingga ke sektor wisata dan pendidikan. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Lior Hayat hari ini bilang kepada Albalad.co, mestinya kedua negara membuka hubungan diplomatik. Dia menekankan negara Zionis itu tidak memiliki ganjalan buat menjalin hubungan resmi dengan Indonesia.

Tapi bagi Indonesia, sesuai amanat konstitusi, pengakuan terhadap Israel baru bisa dilakukan kalau sudah terbentuk negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan ibu kota Yerusalem Timur. 

"Kedua negara sama-sama rugi bila tidak menjalin hubungan diplomatik," kata Hayat melalui WhatsApp. 

 

 

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ronen Skaletzky, warga Israel penolak Zionisme dan penentang normalisasi Indonesia-Israel

Indonesia tidak layak mengikuti negara-negara diktator pengkhianat itu," ujar Skaletzky. 

Mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel. (Albalad.co/Istimewa)

Israel perpanjang visa bagi 60 mahasiswa Indonesia hingga April 2021

Tadinya terdapat 81 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di the Arava International Center for Agriculture Training (AICAT) untuk periode 2019-2020.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Indonesia masuk antrean negara ingin berdamai dengan Israel

Oman diyakini segera menyusul jejak Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko





comments powered by Disqus