kabar

Batal divonis, dua ulama tersohor Saudi menjalani sidang dari awal lagi

Syekh Salman bareng Syekh Awad dan Dr. Ali al-Umari sebelumnya telah dituntut hukuman mati dan tinggal menunggu putusan. 

24 Desember 2019 12:37

Pengadilan rahasia di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, batal menjatuhkan vonis bagi dua ulama tersohor, Syekh Salman al-Audah dan Syekh Awad al-Qarni. 

Keduanya, menurut lembaga pemantau tahanan di Saudi, Prisoners of Conscience, harus menjalani sidang dari awal lagi. Syekh Salman sudah menjalani pengulangan sidang hari ini. 

Sedangkan giliran Syekh Awad Kamis pekan ini. 

Syekh Salman bareng Syekh Awad dan Dr. Ali al-Umari sebelumnya telah dituntut hukuman mati dan tinggal menunggu putusan. 

Ketiga ulama ternama di nega Kabah itu ditangkap sejak September 2017 dengan tuduhan menentang kebijakan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

Ulama tersohor Arab Saudi, Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Saudi dituduh sengaja mau bunuh perlahan ulama tersohor dalam penjara

Sejak Pangeran Muhamnad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Saudi telah menahan lusinan ulama karena mengkritik kebijakan penguasa.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi masih penjarakan ulama dengan semena-mena

Penangkapan terhadap para pengkritik kian gencar setelah Bin Salman menjadi putera mahkota.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Ulama tersohor Saudi menjadi rabun dan agak tuli karena disiksa dan tidak dirawat selama dalam penjara

Syekh Salman ditangkap pada September 2019 lantaran mengkritik kebijakan Bin Salman memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

Ulama Arab Saudi Syekh Awad al-Qarni. (Twitter)

Arab Saudi larang ulama tersohor hubungi keluarganya dari dalam penjara sejak Ramadan

Syekh Awad al-Qarni bareng dua ulama Saudi ternama lainnya, Syekh Salman al-Audah dan Syekh Ali al-Umari, telah dituntut hukuman mati dalam pengadilan digelar secara rahasia di Ibu Kota Riyadh.





comments powered by Disqus