kabar

Pengadilan Mosul keluarkan vonis mati bagi mufti ISIS

Kedua putranya juga anggota ISIS: satu orang telah divonis mati dan seorang lagi menjalani hukuman lima tahun penjara di Irak.

22 Juni 2020 02:55

Pengadilan Mosul, Irak, kemarin menjatuhkan hukuman mati terhadap Syifa an-Nima alias Abu Abdul Bari, mantan mufti ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), menurut seorang sumber Albalad.co.

Tim SWAT dari Kepolisian Provinsi Ninawa, Irak, menangkap Syifa pada 16 Januari lalu di Distrik Mansur, Kota Mosul. Dia kabur ke Turki setelah pasukan Irak merebut kembali Mosul dan baru balik ke Mosul pada Juli 2019.

Kepada aparat keamanan Irak, Syifa - lulusan dari sebuah universitas di Kota Madinah, Arab Saudi - mengaku mendapat dana buat kegiatan terorisme dari seorang warga Saudi dan dua orang di London.

Selama menjabat mufti ISIS untuk Mosul pada 2014-2017, Syifa mengeluarkan beragam fatwa, mulai dari mengizinkan pejuang ISIS untuk membunuh hingga memperkosa. "Saya mengeluarkan fatwa membolehkan pengusiran warga Kristen dari Mosul, perbudahkan, dan penjualan perempuan yazidi," kata Syifa.

Dia juga menerbitkan fatwa berisi pemberian sanksi bagi orang Islam tidak salat berjamaah di masjid, hukuman cambuk untuk perokok, dan fatwa mewajibkan para pejabat keamanan Irak mendapatkan kartu insyaf dan menyerahkan senjata.

Syifa mengizinkan pula untuk membunuh penganut Syiah, lelaki yazidi, dan meledakkan masjid-masjid berisi kubur nabi atau wali, termasuk makam Nabi Yunus di Mosul, diuledakkan pada Agustus 2014.

Setelah lulus dari sebuah kampus di Madinah pada 1984, Syifa menjadi guru di Uni Emirat Arab dan kemudian kembali ke Irak. Dia bergabung dengan kelompok bersenjata Sunni untuk menumbangkan Presiden Saddam Husain. Dia mengeluarkan fatwa membolhekan menghabisi personel keamanan Irak di Mosul pada 2006 dan 2007.

Syifa juga mendirikan sekolah Islam untuk kaum ekstremis. Salah satu muridnya adalah lelaki akhirnya menjadi pengawal pribadi mendiang pemimpin ISISbu Bakar al-Baghdadi.

Sehabis berbaiat kepada ISIS, Syifa mendorong anak-anak muda bergabung dengan milisi itu. Kedua putranya juga anggota ISIS: satu orang telah divonis hukuman mati dan seorang lagi menjalani hukuman lima tahun penjara di Irak.

 

Irak telah menangkap Menteri Keuangan ISIS Sami Jasim al-Jaburi alias Haji Hamid. (Telegram)

Irak tangkap menteri keuangan ISIS

Haji Hamid dibekuk di luar wilayah Irak.

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 





comments powered by Disqus