kabar

Raja Salman dilarikan ke rumah sakit semalam

Sejak wabah Covid-19 menghebat di Arab Saudi, menurut beberapa laporan, rumah sakit itu hanya boleh diisi oleh keluarga kerajaan. Bahkan pihak rumah sakit sudah diminta mempersiapkan 500 ruang perawatan.

20 Juli 2020 07:23

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz semalam dilarikan ke Rumah Sakit Raja Faisal di Ibu Kota Riyadh.

Menurut pihak istana, Raja Salman menjalani pemeriksaan kesehatan lantaran ada radang kantong empedu (kolesistitis

Namun sumber Albalad.co mengungkapkan kepanikan terjadi saat Raja Salman dilarikan ke rumah sakit tengah malam tadi. "Raja Salman dilarikan ke rumah sakit tengah malam dalam suasana membingungkan," katanya. "Tampaknya ada sesuatu tersembunyidan masalahnya lebih dari sekadar tes untuk kolesistitis."

Di Rumah Sakit Raja Faisal ini terdapat bagian khusus keluarga kerajaan. Namun sejak wabah Covid-19 menghebat di Arab Saudi, menurut beberapa laporan, rumah sakit itu hanya boleh diisi oleh keluarga kerajaan. Bahkan pihak rumah sakit sudah diminta mempersiapkan 500 ruang perawatan.

Sila baca:

Sudah 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terinfeksi Covid-19

Saudara perempuan Raja Salman terinfeksi Covid-19 dan dalam keadaan kritis

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus