kabar

Cegah pemberontakan, Bin Salman akan tangkapi pangeran, perwira militer, dan kepala suku

Mereka bakal ditampung di Hotel Intercontinental dan Hotel Ritz Carlton di Riyadh.

27 Juli 2020 17:19

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman berencana melancarkan gelombang penangkapan baru terhadap para pangeran, perwira militer, dan kepala-kepala suku. Tindakan ini diambil untuk mencegah pemberontakan terjadi.

Menurut sumber Albalad.co dalam lingkungan istana, ketiga pihak itu adalah yang mendukung Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz (adik dari Raja Salman bin Abdul Aziz) dan mantan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif (keponakan dari Raja Salman).

"Pengamanan ketat dan persiapan sedang dilakukan di sekitar dan di dalam Hotel Intercontinental dan Hotel Ritz Carlton di Riyadh untuk menampung para tokoh penting akan dibekuk," katanya. "Hal ini untuk mencegah kemungkinan pemberontakan terjadi."

Kabar ini muncul di tengah selentingan suksesi sebentar lagi bakal berlangsung di negara Kabah itu. Isu pergantian penguasa Saudi muncul lantaran Raja Salman dalam keadaan kritis.

Kalau penangkapan terbaru terjadi, itu akan menjadi gelombang penangkapan ketiga sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. Dimulai dengan penangkaan terhadap 201 pangeran, pejabat, dan konglomerat di awal November 2017. Yang menjadi sasaran adalah keuarga mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, Raja Abdullah bin Abdul Aziz, Pangeran Talal bin Abdul Aziz, dan Pangeran Nayif bin Abdul Aziz.

Kemudian disusul dengan penangkapan 20 pangeran senior, termasuk Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dan Pangeran Muhammad bin Nayif, Maret lalu.

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Bin Salman dan simpang jalan menuju singgasana

Pilihan bagi Bin Salman cuma dua untuk menjadi raja kedelapan Arab Saudi: mengumumkan Raja Salman telah wafat atau mengatakan Raja Salman masih hidup dan mengundurkan diri.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dikabarkan meninggal

Tenaga medis diisolasi agar tidak membocorkan informasi mengenai keadaan Raja Salman sebenarnya. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman ketakutan umumkan kondisi kesehatan Raja Salman sebenarnya

Bin Salman memiliki banyak musuh dalam keluarga lantaran menangkapi kerabatnya sendiri.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Orang penting di keluarga kerajaan Saudi dalam keadaan kritis

Kabar ini muncul saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Faisal usai menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR