kabar

UEA jadi negara Arab ketiga teken perjanjian damai dengan Israel

Tanda-tanda kemesraan secara terbuka UEA-Israel terlihat tahun ini.

13 Agustus 2020 22:43

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi negara Arab ketiga menandatangani perjanjian damai dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994. Alhasil, kedua negara akan segera saling membuka kantorperwakilan diplomatik. 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump malam ini mengumumkan tercapainya perjanjian damai antara UEA dan Israel melalui akun Twitternya. "Terobosan besar hari ini! Perjanjian damai bersejarah antara dua negara sahabat kami, Israel dan Uni Emirat Arab. 

Sejumlah pejabat Gedung Putih mengungkapkan kesepakatan damai disimpulkan dalam pembicaraan telepon hari ini antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan, dan Presiden Donald Trump sebagai mediator. 

Ketiga pemimpin ini juga melansir pernyataan bersama. Mereka mengklaim perjanjian damai UEA-Israel diberi nama Perjanjian Ibrahim itu bakal memajukan perdamaian di Timur Tengah. "Ketiga negara banyak menghadapi tantangan bersama dan akan perjanjian ini akan saling menguntungkan."

Proses pembahasan untuk mewujudkan perjanjian damai berlangsung lama dan tanda-tanda kemesraan secara terbuka UEA-Israel terlihat tahun ini, termasuk dua kali pesawat kargo Etihad Airways mendarat di Bandar Udara Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, mengangkut bantuan medis buat Palestina, serta kerjasama antara satu perusahaan UEA dan dua perusahaan Israel dalam menangani pandemi Covid-19. 

 

 

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan, Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden Uni Emirat Arab. (Gulf News Journal)

UEA berencana buka kedutaan di Tel Aviv akhir tahun ini

UEA dijadwalkan meresmikan kedutaannya di Tel Aviv 3-5 bulan setelah penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan saat berkunjung ke Jakarta pada November 2014. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA akan kirim delegasi resmi pertama ke Israel pada 22 September

Kunjungan delegasi UEA ke Israel itu sebagai balasan atas lawatan delegasi resmi Israel pada 31 Agustus.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

UEA dan Israel akan teken perjanjian damai di Gedung Putih pada 15 September

UEA akan diwakili Menteri Luar Negeri Syekh Abdullah bin Zayid dan Israel oleh Netanyahu.





comments powered by Disqus