kabar

Maroko masuk daftar antrean negara muslim ingin berdamai dengan Israel

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, Maroko pernah menerima lawatan sejumlah tokoh Israel dan mengizinkan warga negara Bintang Daud itu berkunjung.

17 Agustus 2020 02:45

Maroko termasuk dalam anteran negara berpenduduk mayoritas muslim ingin menormalisasi hubungan dengan Israel.

Mengutip sejumlah pejabat pemerintah Amerika, radio Kan melaporkan Maroko kemungkinan mengikuti jejak Uni Emirat Arab (UEA) - Kamis lalu mengumumkan tercapainya perjanjian damai dengan Israel - karena negara Arab Magribi ini sudah menjalin kerjasama dagang dan wisata dengan Israel. Apalagi, Maroko masih melindungi komunitas Yahudi di sana.

Kan menyebutkan pembukaan hubungan diplomatik dengan negara Zionis itu akan memperkuat relasinya dengan Amerika Serikat. Sebab Rabat membutuhkan pengakuan Washington DC terhadap kedaulatannya atas wilayah Sahara Barat tengah bergolak.

Maroko menguasai sebagian besar Sahara Barat pada 1975 setelah ditinggalkan oleh Spanyol. Negara Afrika Utara itu kemudian menganeksasi Sahara Barat namun tidak diakui oleh dunia internasional.

Menurut laporan stasiun televisi Channel 13 Februari lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pernah berupaya mengatur pembahasan mengenai rencana pembukaan hubungan diplomatik dengan Maroko lewat Amerika sebagai mediator, tapi tidak ada jawaban pasti dari pemerintahan Presiden Donald Trump.

Maroko sejatinya sudah lama menjalin hubungan informal dan kerjsama di bidang intelijen secara diam-diam dengan Israel.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, Maroko pernah menerima lawatan sejumlah tokoh Israel dan mengizinkan warga negara Bintang Daud itu berkunjung. Sekitar tiga ribu warga Yahudi masih menetap di Maroko, merupakan komunitas Yahudi terbesar di dunia Arab.

Selain Maroko, negara muslim lainnya kemungkinan besar ingin menjalin relasi resmi dengan Israel adalah Bahrain, Oman, Sudan, Chad, dan Arab Saudi.

 

 

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berpidato di Ibu Kota Rabat, Maroko, 12 Agustus 2021. (Times of Israel)

Maroko bakal resmikan kedutaannya di Israel tiga bulan lagi

Lapid bulan depan terbang ke Manama untuk meresmikan Kedutaan Israel.

Kanan ke kiri: Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, Wakil Menteri Luar Negeri Maroko Muhsin Jazuli, dan Menteri Kesejahteraan Israel Meir Cohen saat meresmikan kantor penghubung diplomatik Israel di Ibu Kota Rabat, Maroko, 12 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Israel resmikan kantor penghubung diplomatik di Rabat

Presiden Herzog mengundang Raja Muhammad untuk datang ke Israel.

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah (kanan) mengadakan jumpa pers bersama tamunya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, di Ibu Kota Rabat, 11 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Menteri luar negeri Israel kunjungi Maroko

Lapid hari ini dijadwalkan meresmikan kantor penghubung Israel di Rabat.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berpidato di Kementerian Luar Negeri di Yerusalem, 25 Juli 2021. (Lazar Berman/ Times of Israel)

Menteri luar negeri Israel akan melawat ke Maroko bulan depan

Israel Ahad pekan lalu membuka penerbangan langsung pertama ke Israel dengan rute Tel Aviv-Marrakasy, dilayani oleh dua maskapai: El Al dan Israir Airlines.





comments powered by Disqus