kabar

Sudan ingin berdamai dengan Israel

Kementerian Luar Negeri Sudan mengakui memang sudah ada komunikasi dengan Israel.

18 Agustus 2020 15:38

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan Haidar Badawi Sadiq hari ini bilang negaranya ingin berdamai dengan Israel.

Dia menambahkan Sudan mau membangun hubungan setara dengan negara Bintang Daud itu berdasarkan kepentingan nasionalnya. "Tidak ada alasan untuk memelihara rasa permusuhan," kata Sadiq kepada Sky News Arabia. "Kami tidak membantah sudah terjadi komunikasi antara kedua negara."

Pernyataan Sadiq ini keluar setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel mengumumkan tercapainya perjanjian antara kedua negara itu Kamis pekan lalu. UEA menjadi negara Arab ketiga menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Tanda-tanda kemesraan antara Sudan dan Israel terlihat ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu Ketua Dewan Transisi Sudan Jenderal Abdil Fattah al-Burhan di sela lawatan resminya ke Uganda Februari lalu.

Sila baca: Netanyahu bertemu pemimpin Sudan, sepakat normalisasi hubungan

Menteri Kehakiman Sudan Nasiruddin Abdul Bari bertemu Menteri Kerjasama Regional Israel Isawi Furaij di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 13 Oktober 2021. (Courtesy)

Menteri kehakiman Sudan bertemu dua pejabat Israel di UEA

Nasiruddin Abdul Bari bertemu Menteri Kerjasama Regional Isawi Furaij dan Wakil Menteri Luar Negeri Idan Roll.

Abu Bakar mansyur, pengungsi asal darfur, Sudan di Jakarta. Dia sudah empat tahun bersama istri dan tiga anaknya di Indonesia, menunggu penempatan di negara ketiga. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Delegasi keamanan Sudan diam-diam kunjungi Israel

Dalam sebuah wawancara khusus bulan lalu, Menteri Luar Negeri Sudan Mariam al-Mahdi membantah ada relasi formal antara kedua negara.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan bantah berdamai dengan Israel

Mariam menekankan penghapusan undang-undang anti-Israel bukan berarti bakal mengizinkan negara Zionis itu membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Khartum.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan cabut undang-undang boikot Israel

Beleid itu diterbitkan pada 1958.





comments powered by Disqus