kabar

Erdogan ubah lagi museum bekas gereja jadi masjid

Museum di Chora itu tadinya Gereja Yunani Ortodoks St. Saviour, peninggalan kerajaan Byzantium

22 Agustus 2020 13:11

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin memutuskan mengubah kembali satu museum tadinya merupakan gereja Yunani Ortodoks peninggalan kerajaan Byzantium di Kota Istanbul. Pergantian status terhadap Gereja St. Saviour ini berlangsung sebulan setelah kebijakan serupa diambil Erdogan terhadap bangunan ikonik Museum Hagia Sophia.

Gereja terletak di kawasan Chora dan dikenal sebagai Kariye oleh orang-orang Turki telah diserahkan kepada otoritas agama setempat. Tapi belum ada penjelasan kapan masjid itu akan dipakai buat salat.

Setelah berabad-abad menjadi gereja St. Saviour, menjadi masjid selama berada-berabad kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah dan sejak 1945 menjadi museum ketika Turki menjadi negara modern dan sekuler.

Melalui keterangan tertulis, Kementerian Luar Negeri Yunani mengecam langkah Erdogan itu. Mereka menuding Turki sekali lagi secara brutal menghina karakter bangunan telah dimasukkan dalam daftar situs sejarah warisan dunia oleh UNESCO. "Ini adalah sebuah prvokasi terhadap semua pemeluk agama."

Erdgan bareng sekitar 350 ribu umat Islam pada 24 Juli melaksanakan salat Jumat pertama dalam 86 tahun di Masjid Hagia Sophia.

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menerima lawatan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 2005. (GPO)

Partainya Erdogan benarkan Turki dan Israel sepakati peningkatan hubungan

Turki merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim pertama mengakui Israel pada 1949. 

Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Twitter)

Erdogan klaim hubungan Turki-Israel penting bagi stabilitas Timur Tengah

Kedua pemimpin sependapat pentingnya Turki dan Israel untuk bekerjasama di tiga bidang sangat prospektif, yakni energi, pariwisata, dan teknologi. 

Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Twitter)

Erdogan: Kami ingin hubungan lebih baik dengan Israel

Turki adalah negara muslim pertama mengakui Israel dan menjalin hubungan resmi sejak 1949.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ucapkan selamat Natal

Erdogan dijadwalkan berkunjung ke Indonesia tahun depan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR