kabar

Pesawat Israel terbang melintasi Arab Saudi untuk pertama kali

Gegara mendapat izin melewati wilayah negara Kabah itu, penerbangan dari Tel Aviv ke Abu Dhabi menjadi 3,5 jam saja, lebih cepat empat jam.

31 Agustus 2020 13:53

Dalam penerbangan bersejarah hari ini, pesawat El Al - maskapai milik pemerintah Israel - melakoni perjalanan dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, menuju Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Selain itu, pesawat El Al bernomor penerbangan LY 971 ini menjadi pesawat Israel pertama terbang melintasi wilayah udara Arab Saudi. Pesawat jenis 737-900 itu mengangkut para pejabat Israel dan Amerika Serikat, termasuk penasihat keamanan nasional Israel Meir Ben Shabbat dan Jared Kushner, penasihat senior Presiden Amerika Donald Trump.

Gegara mendapat izin melewati wilayah negara Kabah itu, penerbangan dari Tel Aviv ke Abu Dhabi menjadi 3,5 jam saja, lebih cepat empat jam.

Ketika El Al sedang terbang di atas Ibu Kota Riyadh, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menelepon anggota delegasinya. Dia menyebut ini peristiwwa bersejarah seraya menunjuk ke arah peta Arab Saudi.

Pesawat El Al ini sempat keluar lagi dari wilayah UEA memasuki Oman beberapa menit sebelum balik lagi ke UEA. Tidak diketahui apa alasan El Al terbang memasuki wilayah udara Oman, negara dikunjungi Netanyahu Oktober tahun lalu.

Sesaat sebelum lepas landas, pilot Tal Becker membenarkan El Al rute Tel Aviv - Abu Dhabi akan terbang melewati Arab Saudi. Dia bilang kalau tidak melintasi negeri Dua Kota Suci itu, perjalanan dari Tel Aviv ke Abu Dhabi memakan waktu sekitar delapan jam. "Untuk pertama kali, sebuah pesawat Israel akan terbang di atas Arab Saudi, dan setelah penerbangan tanpa henti dari Israel, mendarat di UEA," ujarnya.

Sejak 2018, Arab Saudi mengizinkan Air India tujuan Israel terbang melewati wilayah udaranya. Sedangkan pesawat kepunyaan maskapai Israel harus memutar melintasi Laut Merah.

Mengutip sejumlah sumber, stasiun televisi Channel 12 melaporkan Arab Saudi membuka wilayah udaranya bagi pesawat El Al itu karena ada permintaan dari Washington DC dan hanya setuju lantaran di dalamnya terdapat beberapa pejabat tinggi Amerika.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama anjingnya, Kaya, di kediaman resminya di Kota Yerusalem. (Facebook)

Netanyahu pekan depan minta persetujuan kabinet dan parlemen soal perjanjian normalisasi dengan UEA

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan negara Zionis itu setelah Mesir pada 1979 serta Yordania di 1994.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.





comments powered by Disqus