kabar

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

01 September 2020 06:24

Sekitar 48 warga Indonesia tengah bertempur bareng dua milisi di Yaman, yakni ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan AQAP (Al-Qaidah di Semenanjung Arab).

Dari jumlah itu, Faran Jeffery, Wakil Direktur Islamic Theology of Counter-Terrorism (ITCT) - lembaga kajian berpusat di Inggris - memperkirakan kebanyakan bergabung dengan ISIS. "Sebagian besar (jihadis asal Indonesia) kabur dari Irak dan Suriah) dan sudah berada di Yaman 2-3 tahun terakhir," katanya dalam wawancara khusus dengan Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Jeffery adalah orang mengunggah rekaman video penyerbuan milisi Al-Hutiyun terhadap basis ISIS di Provinsi Al-Baida, Yaman. Di mana dalam satu rumah ditemukan sebuah kartu tanda penduduk Indonesia dan beberapa lembar uang rupiah.

Dia menambahkan sebagian datang langsung dari Indonesia untuk berjihad di Yaman dan sebagian kecil tiba dari Somalia setelah ikut bertempur bersama milisi Asy-Syabab dan Mesir.

Menurut Jeffery, para jihadis Indonesia itu pindah ke Yaman untuk memenuhi seruan pimpinan ISIS agar menuju lokasi pertempuran baru di mana ISIS sudah memiliki basis di sana. Di Yaman, selain menghadapi AQAP, ISIS juga melawan milisi Al-Hutiyun sokongan Iran.

Di samping itu, lanjut Jeffery, kurang dari selusin jihadis Indonesia juga bergabung ke ISIS di Afghanistan. Kebanyakan juga yang pernah bertempur di Suriah dan Irak.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Keteteran hadapi serbuan Al-Hutiyun, Saudi tawarkan perdamaian

Selama enam tahun palagan itu, Saudi belum mampu mengusir Al-Hutiyun dari Sanaa. 





comments powered by Disqus