kabar

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Saudi mulanya menyangkal telah membunuh Khashoggi, namun Bin Salman akhirnya mengaku bertanggung jawab meski tidak dijadikan tersangka.

08 September 2020 09:40

Pengadilan khusus di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, kemarin menjatuhkan vonis terhadap delapan terdakwa dalam kasus pembunuhan wartawan Saudi tersohor Jamal Khashoggi, termasuk lima orang sebelumnya dikenai hukuman mati Desember tahun lalu.

Sila baca: Lima pembunuh Khashoggi dapat hukuman mati

Kelima terdakwa itu mendapat hukuman masing-masing 20 tahun penjara. Sedangkan dua orang sama-sama memperoleh vonis tujuh tahun penjara dan satu lagi sepuluh tahun kurungan.

Menurut juru bicara pengadilan, hukuman itu sudah final dan segera dilaksanakan setelah putusan keluar.

Pihak keluarga melalui pengacaranya, Muktasim Khashoggi, menerima keputusan itu dan menganggap vonis bagi kedelapan terdakwa sudah adil. "Tidak ada pengadilan atau lembaga di dunia ini menerapkan hukum Allah seperti pengadilan di Arab Saudi," katanya.

Namun sedari awal, proses peradilan berlangsung tertutup. Nama sebelas terdakwa tidak pernah diumumkan ke publik. Tiga di antara mereka merupakan orang kepercayaan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman dibebaskan dari dakwaan, yakni Saud al-Qahtani (penasihat), Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri (mantan wakil kepala badan intelijen), dan eks Konsul Saudi di Istanbul Muhammad al-Utaibi.

Sila baca: Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Keluarga mendiang Khashoggi Mei lalu memaafkan para pembunuh warga Saudi mengasingkan diri ke Amerika Serikat itu sejak 2017.

Sila baca: Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Tim pembunuh beranggotakan 15 warga Saudi pada 2 Oktober 2018 menghabisi Khashoggi di dalam kantor Konsulta Saudi di Istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi masih merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Sila baca: Ajal Khashoggi di Konsulat Saudi

Saudi mulanya menyangkal telah membunuh Khashoggi, namun Bin Salman akhirnya mengaku bertanggung jawab meski tidak dijadikan tersangka. Berdasarkan hasil penyelidikan, Turki, CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat), Kongres Amerika, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan perintah melenyapkan Khashoggi datang dari Bin Salman.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Inggris kenakan sanksi atas 20 warga Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Mereka terkena sanksi termasuk dua orang dekat Bin Salman.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Polisi Kanada peringatkan pengkritik Saudi akan jadi target pembunuhan Bin Salman

Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengakui pihaknya prihatin dengan situasi hak asasi manusia buruk di Arab Saudi.

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Direktur Eksekutif HUman Rights Watch (HRW) Kenneth Roth mencurigai pemberian maaf oleh keluarga mendiang Khashoggi tidak gratis.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA segera buka kedutaan di Tel Aviv

UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

20 Oktober 2020

TERSOHOR