kabar

UEA dan Israel akan teken perjanjian damai di Gedung Putih pada 15 September

UEA akan diwakili Menteri Luar Negeri Syekh Abdullah bin Zayid dan Israel oleh Netanyahu.

08 September 2020 20:47

Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel akan menandatangani dokumen perjanjian normalisasi hubungan di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, pada 15 September atau Selasa pekan depan.

Sejumlah pejabat Amerika mengungkapkan penandatanganan perjanjian itu akan dilakukan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan, saudara kandung dari Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan.

Para pejabat menolak ditulis namanya itu bilang acara penandatanganan itu bisa dilakukan di the South Lawn, Rose Garden, atau dalam Gedung Ptuih, tergantung cuaca saat itu.

Melalui keterangan tertulis dirilis kantornya kemarin, Netanyahu menyebutkan dirinya akan memimpin delegasi terbang ke Washington DC minggu depan. "Untuk menghadiri penandatanganan perjanjian damai bersejarah antara Israel dan UEA," katanya.

Momen ini akan berlangsung setelah kedua negara pada 13 Agustus mengumumkan tercapainya kesepakatan buat menormalisasi hubungan. UEA menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim keempat mengakui eksistensi Israel setelah Turki, Mesir, dan Yordania.

Beberapa diplomat Arab, termasuk dari negara-negara tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, bakal menghadiri acara penandatanganan kesepakatan damai antara UEA dan israel disebut dengan nama Perjanjian Ibrahim itu, seperti dilansir situs berita Walla.

Israel dan Amerika masih berupaya keras agar ada satu lagi negara Arab mencapai kesepakatan damai dengan negara Zionis itu sebelum UEA dan israel meneken perjanjian di gedung Putih.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama anjingnya, Kaya, di kediaman resminya di Kota Yerusalem. (Facebook)

Netanyahu pekan depan minta persetujuan kabinet dan parlemen soal perjanjian normalisasi dengan UEA

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan negara Zionis itu setelah Mesir pada 1979 serta Yordania di 1994.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.





comments powered by Disqus