kabar

700 orang akan hadiri penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan Israel dengan UEA dan Bahrain

Penandatanganan dokumen perjanjian normalisasi itu akan dilakukan antara Netanyahu dengan Syekh Abdullah bin Zayid dan Abdul Latif bin Rasyid.

15 September 2020 13:44

Sekitar 700 tamu undangan akan menghadiri acara penandatanganan perjanjian normalisasi hubungan antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain, digelar hari ini di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, mulai jam 12 siang waktu setempat atau Rabu dini hari waktu Jakarta, seperti dilansir stasiun televisi Channel 12.

Mereka bakal hadir dalam acara itu termasuk mantan Duta Besar Amerika untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley, konlomerat Ron Lauder, dan eks Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Seorang pejabat Israel mengungkapkan sebelum agenda bersejarah itu dilaksanakan, Presiden Amerika Donald Trump akan secara terpisah mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan, dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani. Ketiganya sudah tiba di Washington DC sejak kemarin.

Penandatanganan dokumen perjanjian normalisasi itu akan dilakukan antara Netanyahu dengan Syekh Abdullah bin Zayid dan Netanyahu dengan Abdul Latif bin Rasyid. Kesepakatan ini akan mengarah pada pembentukan hubungan diplomatik antara Israel dengan kedua negara Arab Teluk itu.

UEA mencapai kesepakatan buat menormalisasi hubungan dengan Israel pada 13 Agustus, disusul Bahrain Jumat pekan lalu atau 29 hari setelah UEA. Alhasil, Israel sudah memiliki hubungan resmi dengan empat negara Arab setelah Mesir pada 1979 dan Yordania (1994).

Isi dari dokumen perjanjian belum dilansir, namun pejabat Israel itu bilang Netanyahu bakal meneken perjanjian damai dengan UEA dan deklarasi damai dengan Bahrain.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

Sinagoge di Ibu Kota Manama, Bahrain, satu-satunya rumah ibadah Yahudi di negara Arab Teluk tersebut. (Al-Arabiya)

Bahrain dan Israel hari ini akan teken kesepakatan untuk bina hubungan diplomatik

Komunike bersama itu akan menjadi payung bagi semua perjanjian bilateral akan ditandatangani beberapa bulan mendatang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama anjingnya, Kaya, di kediaman resminya di Kota Yerusalem. (Facebook)

Netanyahu pekan depan minta persetujuan kabinet dan parlemen soal perjanjian normalisasi dengan UEA

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan negara Zionis itu setelah Mesir pada 1979 serta Yordania di 1994.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

14 Juni 2021

TERSOHOR