kabar

UEA berencana buka kedutaan di Tel Aviv akhir tahun ini

UEA dijadwalkan meresmikan kedutaannya di Tel Aviv 3-5 bulan setelah penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel.

17 September 2020 12:33

Uni Emirat Arab (UEA), Selasa lalu bareng Bahrain menandatangani perjanjian untuk membina hubungan diplomatik dengan Israel, berencana membuka kedutaan besar paling cepat akhir tahun ini. 

Menurut seorang pejabat senior UEA, negaranya akan membuka kedutaan di Ibu Kota Tel Aviv dan konsulat di kota Nazareth atau Haifa. Peresmian Kedutaan UEA di Israel dijadwalkan berlangsung 3-5 bulan setelah kesepakatan normalisasi diteken.

UEA dan Bahrain menandatangani dokumen perjanjian normalisasi dengan Israel itu Selasa lalu di Gedung Putih, Ibu Kota Wasington DC, Amerika Serikat. Alhasil, negara Bintang Daud ini telah menjalin hubungan resmi dengan empat negara Arab setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.

UEA mencapai kesepakatan untuk berdamai dengan Israel pada 13 Agustus, disusul Bahrain pada 12 September.

Buah delima dari Israel sudah dijual di toko-toko di Uni Emirat Arab. (Twitter)

UEA berencana buka kedutaan di Tel Aviv

UEA dan Israel September tahun lalu menandatangani Perjanjian Ibrahim untuk membina hubungan diplomatik.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan saat berkunjung ke Jakarta pada November 2014. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA segera buka kedutaan di Tel Aviv

UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.





comments powered by Disqus