kabar

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

21 September 2020 04:36

Dua pemimpin negara Arab Jumat pekan lalu menelepon Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya bilang ingin menormalisasi hubungan dengan Israel.

"Saya berkmunikasi dengan dua pemimpin negara Arab melalui telepon pagi ini (Jumat minggu lalu). Mereka ingin tahu kapan bisa menandatangani perjanjian normalisasi hubungan dengan Israel," kata Trump dalam jumpa pers usai bertemu putra dari emir Kuwait di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika.

Namun Trump tidak menyebut identitas kedua pemimpin negara Arab itu. Dia menekankan Amerika tidak menawarkan apapun untuk negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas muslim bersedia menjalin hubungan resmi dengan Israel.

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujarnya.

Trump juga mengungkapkan ada 7-8 negara Arab ingin membina hubungan diplomatik dengan Israel. Dia mengaku tidak menyangka segalany berjalan begitu mudah.

Duta Besar Israel untuk Amerika Ron Dermer mengklaim paling lambat Januari tahun depan akan ada dua negara Arab lagi meneken perjanjian normalisasi hubungan dengan negara Bintang Daud itu.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan cabut undang-undang boikot Israel

Beleid itu diterbitkan pada 1958.

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

14 Juni 2021

TERSOHOR