kabar

Di tahap pertama, jamaah dikasih waktu tiga jam buat berumrah

Arab Saudi belum mengeluarkan daftar negara boleh mengirim jamaah umrah.

25 September 2020 14:23

Di tahap pertama pembukaan umrah, jamaah akan diberi waktu tiga jam saja buat melaksanakan umrah, menurut sumber-sumber Arab News.

Tahap perdana ini berlaku selama 4-17 Oktober dan hanya enam ribu orang dibolehkan berumrah saban harinya atau 30 persen dari kapasitas normal. Sebanyak enam ribu jamaah itu dibagi ke dalam tiga jadwal dan masing-masing jadwal umrah diikuti oleh seribu jamaah.

Jumlah orang salat di Masjid Al-Haram di Kota Makkah juga dibatasi enam ribu orang saja tiap hari.

Di tahap kedua, jumlah jamaah diizinkan berumrah dinaikkan menjadi 15 ribu orang per hari (75 persen dari kapasitas normal) dan 40 ribu orang sehari boleh salat di Masjid Al-Haram. Tahap kedua ini berlangsung pada 18-31 Oktober.

Di dua tahap itu, Saudi hanya mengizinkan penduduknya (warga Saudi dan ekspatriat) boleh berumrah.

Baru di tahap ketiga, mulai 1 November, jamaah dari luar negeri boleh datang buat berumrah. Kapasitas ditingkatkan menjadi 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu orang diizinkan salat di Masjid Al-Haram saban harinya.

Pelaksanaan ketiga tahapan itu dengan menerapkan protokol kesehatan untuk Covid-19 secara ketat, yakni memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Sampai hari ini, pemerintah Saudi belum mengeluarkan daftar negara boleh mengirim jamaah untuk berumrah. "Belum ada informasi sampai sekarang (apakah Indonesia dibolehkan mengirim jamaah umrah)," kata Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah Eko Hartono kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp malam ini. "Daftar negara boleh berumrah juga belum ada."

Gubernur Provinsi Makkah, Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah bin Sulaiman Masyath. (Twitter)

Haji tahun ini hanya untuk 60 ribu penduduk Saudi saja

Mereka diizinkan berhaji adalah yang berumur 18-65 tahun dan tidak terinfeksi virus Covid-19. 

Salinan rilis dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi. (Albalad.co)

Saudi berencana umumkan kuota haji pekan depan

Angka 60 ribu dilansir Kementerian Kesehatan Saudi bukan kuota resmi.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Saudi kemungkinan umumkan jadi tidaknya haji pada 6 syawal

Meningkatnya kasus Covid-19 di Saudi saban hari, angkanya seribuan orang, memicu kekhawatiran haji akan digelar seperti tahun lalu. 





comments powered by Disqus