kabar

80 persen rakyat Arab Saudi ingin negaranya berbaikan dengan Israel

Sebanyak 71 persen warga negara Kabah itu mendambakan relasi resmi dengan Israel meski negara Palestina merdeka dan berdaulat belum terbentuk. 

17 Oktober 2020 02:09

Hampir 80 persen rakyat Arab Saudi ingin negaranya menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam lima tahun mendatang, berdasarkan hasil jajak pendapat dilakukan oleh lembaga Zogby Research Services. 

Sebanyak 71 persen warga negara Kabah itu mendambakan relasi resmi dengan Israel meski negara Palestina merdeka dan berdaulat belum terbentuk. 

Zogby Research Services, lembaga secara khusus melakukan penelitian dan jajak pendapat di dunia Arab, melakoni risetnya itu selama 24 Juni-5 Juli di lima negara, yakni Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Palestina, dan Yordania. 

Riset itu dilakukan sebelum UEA meneken perjanjian normalisasi hubungan dengan Israel dan Bahrain-Israel menandatangani deklarasi damai pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat. 

Meski belum memiliki hubungan diplomatik, Saudi sekarang ini terang-terangan berbaikan dengan Israel. Sejak bulan lalu, Saudi dan Bahrain mengizinkan semua penerbangan dari Israel ke Timur Jauh atau sebaliknya melewati wilayah udara mereka. 

Saudi juga menangkapi dan mengadili warga Palestina dan Yordania menyokong Hamas, dicap organisasi teroris oleh Riyadh. 

 

Ben Tzion, lelaki Yahudi asal Israel, berpose di dalam Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Times of Israel/Courtesy)

Dibanding Indonesia, lebih mudah Arab Saudi untuk buka hubungan diplomatik dengan Israel

Sebagai negara kerajaan otoriter, tidak akan ada rakyat berani terang-terang menolak keputusan buat menjalin relasi resmi dengan Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi dorong Indonesia buat normalisasi hubungan dengan Israel

Saudi berperan dalam terciptanya kesepakatan normalisasi antara empat negara Arab - Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko - dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Arab Saudi batalkan rencana lawatan bos Mossad

Cohen dan kepala intelijen Saudi bertemu pada Desember 2018, membahas Iran dan Turki.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Netanyahu dan Bin Salman sepakat Raja Salman penghalang normalisasi hubungan Saudi-Israel

Kerjasama Saudi-Israel untuk menghadapi Iran dan di bidang perdagangan bakal meningkat.





comments powered by Disqus