kabar

Bahrain dan Israel resmi membina hubungan diplomatik

Israel akan membuka kedutaan di Manama sebelum pergantian tahun.

19 Oktober 2020 01:38

Bahrain dan Israel kemarin meneken komunike bersama untuk membina hubungan diplomatik. Penandatanganan di Ibu Kota Manama itu dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani dan Ketua Dewan Keamanan Nasional Israel Meir Ben Shabbat. 

Hal ini menandai resminya kedua negara membina hubungan diplomatik. Penandatanganan itu disaksikan oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin dan Avi Berkowitz, utusan khusus Presiden Amerika Donald Trump. 

Beberapa menit setelah komunike bersama diteken, seorang pejabat senior di Kemenrerian Luar Negeri Israel menyerahkan nota diplomatik kepada Az-Zayani. Isinya permintaan izin untuk membuka Kedutaan Besar Israel di Manama. 

Sejumlah pejabat Israel bilang kepada Axios, Kedutaan Israel di Manama akan diresmikan sebelum pergantian tahun.

Kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman untuk bekerjasama di bidang visa, perdagangan, pertanian, investasi, penerbangan komersial, dan keuangan.

Dalam pidatonya, Az-Zayani berharap hubungan diplomatik ini akan meningkatkan kerjasama bilateral Bahrain-Israel di beragam sektor dan mampu mewujudkan negara Palestina merdeka dan berdaulat. 

Ben Shabbat berterima kasih atas sambutan hangat pemerintah Bahrain. "Kita telah memulai hari sebagai sahabat dan kita adalah anggota satu keluarga Nabi Ibrahim," katanya. 

Beberapa saat sebelum penandatanganan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menelepon Az-Zayani. Dia mengatakan komunike bersama itu merupakan langkah besar menuju persahabatan kedua negara. 

Penerbangan delegasi Israel dipimpin Be Shabbat kemarin menggunakan pesawat El Al bernomor 973, langsung dari Tel Aviv ke Manama. Penerbangan ini melintasi wilayah udara Arab Saudi termasuk dalam perjalanan kembali ke Tel Aviv. 

Mnuchin dan Berkowitz ikut dalam rombongan Israel itu.

Bahrain dan Israel menandatangani Deklarasi Damai pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika. Di kesempatan itu pula, Uni Emirat Arab (UEA) meneken Perjanjian Ibrahim dengan negara Zionis itu.

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi (kanan) mengadakan pembicaraan dengan tamunya, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani, di kantornya di Yerusalem pada Rabu, 18 November 2020. (Miri Shimonovich/MFA)

Selama di Israel, menteri Bahrain tidak pernah sebut tengah ada di Yerusalem

Situs resmi Kementerian Luar Negeri Bahrain dan kantor berita resmi Bahrain News Agency menulis Zayani sedang berada di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi (kanan) mengadakan pembicaraan dengan tamunya, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani, di kantornya di Yerusalem pada Rabu, 18 November 2020. (Miri Shimonovich/MFA)

Bahrain dan Israel sepakat saling buka kedutaan tahun ini

Ashkenazi berencana melawat ke Manama bulan depan untuk meresmikan Kedutaan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu akan bertemu menteri luar negeri Bahrain di Yerusalem

Kedua negara diperkirakan akan menandatangani perjanjian mengenai penerbangan sipil dan pembukaan kedutaan besar masing-masing negara.

Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani. (Arab News)

Menteri luar negeri Bahrain kunjungi Israel pekan depan

Dia dijadwalkan tiba di Ibu Kota Tel Aviv pada 19 November.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu terbang ke Arab Saudi temui Bin Salman

Pertemuan kemarin menjadi yang ketiga antara Bin Salman dan Netanyahu setelah 2017 dan 2018. 

23 November 2020

TERSOHOR