kabar

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

20 Oktober 2020 01:59

Kabinet Uni Emirat Arab (UEA) dipimpin oleh Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri, kemarin menyetujui perjanjian damai dengan Israel dan kesepakatan untuk membina hubungan diplomatik dengan negara Zionis itu. Perjanjian itu selanjutnya dibawa ke parlemen untuk diratifikasi.

Pemerintah UEA meyakini kesepakatan damai diberi nama Perjanjian Ibrahim itu akan menciptakan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. Selain itu, perjanjian ini dipercaya mampu meningkatkan kerjasama antara kedua negara.

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

UEA dan Israel menandatangani Perjanjian Ibrahim pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat. Pada kesempatan ini pula, Bahrain meneken Deklarasi Damai dengan negara Zionis itu.

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama anjingnya, Kaya, di kediaman resminya di Kota Yerusalem. (Facebook)

Netanyahu pekan depan minta persetujuan kabinet dan parlemen soal perjanjian normalisasi dengan UEA

UEA dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan negara Zionis itu setelah Mesir pada 1979 serta Yordania di 1994.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan, Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden Uni Emirat Arab. (Gulf News Journal)

UEA berencana buka kedutaan di Tel Aviv akhir tahun ini

UEA dijadwalkan meresmikan kedutaannya di Tel Aviv 3-5 bulan setelah penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu terbang ke Arab Saudi temui Bin Salman

Pertemuan kemarin menjadi yang ketiga antara Bin Salman dan Netanyahu setelah 2017 dan 2018. 

23 November 2020

TERSOHOR