kabar

UEA segera buka kedutaan di Tel Aviv

UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

20 Oktober 2020 14:32

Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan segera membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan dalam suratnya ditujukan untuk Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi.

Syekh Abdullah bin Zayid juga mengharapkan negara Zionis itu juga dalam waktu dekat meresmikan kedutaannya di Ibu Kota Abu Dhabi, UEA. "Saya memiliki keyakinan penuh atas dukungan Anda untuk pembukaan misi diplomatik di Tel Aviv dan Abu Dhabi," tulisnya.

Surat dari Syekh Abdullah bin Zayid ini diserahkan oleh penasihatnya, Umar Saif Ghobasy, kepada Ashkenazi di sela lawatan delegasi resmi pertama UEA ke Israel hari ini.

Rombongan pejabat tinggi UEA itu dipimpin oleh Menteri Ekonomi Abdullah bin Touq al-Marri, Menteri Negara Urusan Keuangan Ubaid Humaid at-Tayir, dan dua wakil menteri. Ikut dalam penerbangan komersial pertama dari UEA ke Israel adalah Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin, Avi Berkowitz, utusan khusus Presiden Amerika Donald Trump, dan Ronen Peretz.

Pesawat Etihad Airways membawa delegasi UEA ini mendarat di Bandar Udara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, pukul tujuh pagi waktu setempat. Kunjungan itu berlangsung lima jam saja.

Gegara Israel sedang menerapkan karantina nasional, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, dan pejabat Israel lainnya, menerima delegasi UEA di Bandar Udara Ben Gurion. Ada empat kesepakatan ditandatangani pada lawatan itu, termasuk soal bebas visa bagi warga kedua negara untuk berkunjung, penerbangan sipil, dan pajak.

"Hari ini kita membikin sejarah," kata Netanyahu beberapa menit setelah pesawat Etihad mendarat. "Antusiasme terhadap perjanjian damai di antara rakyat kita luar biasa."

Menteri Negara Urusan Keuangan UEA Ubaid Humaid at-Tayir mengaku kunjungan bersifat informatif dan produktif ini memperdalam kesepahaman bilateral dan menjadi modal bagi para pemimpin kedua negara, serta memberikan banyak peluang di masa depan.

Dalam lawatan itu, UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu dan Bin Zayid sepakat mengadakan pertemuan dalam waktu dekat

Akan ada lawatan delegasi resmi dari UEA sebagai kunjungan balasan atas kehadiran delegasi resmi Israel ke negara itu pada 31 Agustus.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu terbang ke Arab Saudi temui Bin Salman

Pertemuan kemarin menjadi yang ketiga antara Bin Salman dan Netanyahu setelah 2017 dan 2018. 

23 November 2020

TERSOHOR