kabar

Janda Khashoggi gugat Bin Salman di pengadilan Amerika

Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

21 Oktober 2020 12:45

Hatice Cengiz, janda dari mendiang kolumnis surat kabar the Washington Post Jamal Khashoggi, kemarin menuntut Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan para pejabat Saudi lainnya di pengadilan Amerika Serikat atas kasus pembunuhan keji terhadap Khashoggi.

Gugatan oleh Cengiz dan Democracy for the Arab World Now (DAWN) itu disampaikan ke Pengadilan Distrik Washington DC. Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

DAWN diluncurkan di Washington DC bulan lalu untuk mengkampanyekan gagasan-gagasan Khashoggi mengenai demokratisasi di Timur Tengah.

Dalam surat gugatannya, Cengiz menuding pembunuhan terhadap Khashoggi merupakan upaya untuk membungkam dan mencegah kampanye demokratisasi di Arab Saudi dilakukan oleh Khashoggi. Dia merasa yakin Khashoggi dihabisi atas perintah Bin Salman.

Gugatan terhadap Bin Salman dan orang-orang suruhannya diajukan lantaran Cengiz meyakini kredibilitas sistem peradilan sipil di Amerika. Dia percaya peradilan di Amerika dapat membuktikan Bin Salman bersalah. "Saya berharap kami bisa menemukan kebenaran dan keadilan bagi Jamal lewat gugatan ini," kata Cengiz.

Khashoggi dibunuh oleh tim beranggotakan 15 warga Saudi saat ingin mengurus dokumen untuk keperluan menikah dengan Cengiz di kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki. Setelah dihabisi mayatnya dimutilasi dan potongan tubuhnya sampai sekarang masih dirahasiakan. Kejadian keji ini berlangsung pada 2 Oktober 2018.

CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), pelapor khusus Prserikatan Bangsa-Bangsa Agnes Callamard, Kongres Amerika, dan Turki menyimpulkan pembunuhan Khashggi, warga Saudi mengasingkan diri ke Amerika sejak 2017, atas perintah Bin Salman.

Pengadilan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi awal bulan ini menjatuhkan hukuman penjara hingga 20 tahun kepada delapan terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi. Namun identitas mereka tidak pernah diumumkan ke publik. Vonis itu keluar lima bulan setelah anak-anak Khashoggi memberi maaf para pembunuh ayah mereka.

Sila baca:

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Keluarga Jamal Khashoggi maafkan para pembunuh ayah mereka

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

 

 

 

 

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Amerika beri sanksi terhadap 18 pembunuh Khashoggi kecuali Bin Salman sebagai pemberi perintah

Blinken menyatakan 18 orang itu tidak boleh memasuki Amerika hingga waktu tidak ditentukan. Sedangkan Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan membekukan aset mereka di Amerika atau aset mereka dikontrol oleh warga Amerika.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Saudi mulanya menyangkal telah membunuh Khashoggi, namun Bin Salman akhirnya mengaku bertanggung jawab meski tidak dijadikan tersangka.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Kalau saja Indonesia-Israel jadi berdamai, akan ada penerbangan langsung Denpasar-Tel Aviv

Pertemuan segitiga antara Indonesia-Amerika-Israel terjadi di Singapura sebelum Natal tahun lalu. Salah satu syarat diminta Indonesia adalah bebas visa bagi warga Indonesia ingin mengunjungi Israel.

07 Maret 2021

TERSOHOR