kabar

Lelaki Saudi tikam penjaga Konsulat Prancis di Jeddah

Korban dalam keadaan stabil di rumah sakit. Polisi sudah menangkap pelaku.

29 Oktober 2020 12:22

Seorang lelaki warga negara Arab Saudi hari ini menikam seorang penjaga kantor Konsulat Jenderal Prancis di Kota Jeddah, Saudi.

Polisi menangkap pelaku tidak lama setelah penyerangan itu, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. Juru bicara Kepolisian Provinsi Makkah Mayor Muhammad al-Ghamdi mengungkapkan korban sedang dirawat di rumah sakit. 

Polisi tidak menyebut identitas pelaku dan korban. Juga tidak ada penjelasan penjaga nahas itu berasal dari negara mana. 

Melalui keterangan tertulis diunggah di Twitter, Kedutaan Besar Prancis di Ibu Kota Riyadh membenarkan soal kejadian itu. Korban adalah pegawai perusahaan keamanan swasta disewa oleh Konsulat Prancis. "Penjaga keamanan itu sedang dirawat di rumah sakit. Kondisi kesehatannya stabil."

Peristiws ini diyakini terkait sentimen anti-Prancis tengah berkembang di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim. Kebencian terhadap negara Eiffel itu disebabkan komentar miring Presiden Prancis Emmanuel Macron setelah pembunuhan seorang guru oleh imigran muslim dari Chechnya. 

Macron menyebut Islam adalah agama tengah mengalami krisis di seluruh dunia. Dia bersumpah menumpas separatisme Islam mengancam Prancis. 

Macron juga membela tindakan majalah Charlie Hebdo bulan lalu menerbitkan lagi kartun Nabi Muhammad sebagai kebebasan berekspresi. 

 

 

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus