kabar

Dominika berencana pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Rencana itu menindaklanjuti permintaan komunitas Yahudi setempat. 

01 November 2020 14:16

Kementerian Luar Negeri Republik Dominika Jumat lalu mengumumkan rencana pemindahan kedutaan besar negara itu dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem. 

Melalui keterangan tertulis, Kementerian Luar Negeri Dominika mengatakan kedutaannya pernah berada di Yerusalem hingga 1980 sebelum dipindah ke Tel Aviv. Rencana itu menindaklanjuti permintaan komunitas Yahudi setempat. 

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi girang atas keputusan Dominika itu. Dia kemarin menelepon Menteri Luar Negeri Dominika Roberto Alvarez Gil. 

"Saya berterima kasih untuk keputusan penting ini dan atas persahabatan bertahun-tahun antara kedua negara," kata Ashkenazi melalui Twitter. 

Pengumuman itu keluar dua bulan setelah pemerintahan baru dipimpin Presiden Luis Abinader berkuasa di Dominika. Dia adalah cucu dari imigran asal Libanon. 

Sejauh ini baru Amerika Serikat dan Guatemala membuka kedutaan di Yerusalem sejak Mei 2018. 

 

Ketua Dewan Ideologi Islam Pakistan Maulana Muhammad Khan Sherani. (Twitter)

Ulama top Pakistan sebut Yerusalem hak bangsa Yahudi

Maulana Muhammad Khan Sherani menyerukan negara-negara muslim menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel David Friedman pada Jumat, 30 Oktober 2020 menyerahkan paspor bertulisan Israel sebagai tempat kelahiran kepada Menachem Zivotofsky, warga Amerika dilahirkan di Yerusalem. (US Embassy in Jerusalem)

Amerika izinkan warganya dilahirkan di Yerusalem menulis Israel sebagai tempat lahir di paspor

Menachem Zivotofsky menjadi warga negara Amerika pertama dilahirkan Yerusalem memperoleh paspor dengan Israel sebagai tempat lahir.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Malawi berencana buka kantor perwakilan diplomatik di Yerusalem

Februari lalu, Presiden Uganda Yoweri Museveni mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu soal rencana membuka kedutaan besar di Yerusalem.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Kemenangan Netanyahu atas para pemimpin negara muslim

Bahkan kini banyak negara muslim mulai bersahabat dengan Israel, baik terang-terangan atau rahasia.





comments powered by Disqus