kabar

UEA jadi negara Arab pertama membuka konsulat di Sahara Barat

Peresmian Konsulat Jenderal UEA di Kota Al-Uyun itu berlangsung hari ini

04 November 2020 21:58

Uni Emirat Arab (UEA) hari ini meresmikan kantor konsulat jenderalnya di Al-Uyun, kota terbesar di wilayah sengketa Sahara Barat. Itu menjadikan UEA negara Arab pertama membuka konsulat di Sahara Barat.

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah dan Duta Besar UEA untuk Maroko Al-Asri Said Ahmad ad-Dhahiri menghadiri peresmian konsulat itu, seperti dilansir Hes Press.

Bulan lalu, Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan mengumumkan rencana pembukaan Konsulat UEA di Sahara Barat.

Menanggapi hal itu, Raja Maroko Muhammad bin Hasan mengaku tidak kaget lantaran UEA selalu menyokong Maroko dalam isu Sahara Barat.

Sekitar 15 negara Afrika, termasuk Zambia dan Eswatini (sebelumnya bernama Swaziland) juga telah memiliki konsulat di Sahara Barat. 

Negara Arab magribi ini menguasai sekitar 80 persen dari wilayah gurun jarang penduduk seluas 266 ribu kilometer persegi itu. Sedangkan sisanya milik Republik Arab Sahrawi, telah menyatakan sebagai negara merdeka dan disokong oleh Aljazair.

Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mengakui pemisahan diri itu. Klaim Maroko terhadap Sahara Barat sebagai wilayah kedaulatannya didukung oleh sejumlah negara Arab. Amerika Serikat dan Prancis memberikan sokongan diam-diam.

Maroko sudah memerintah Sahara Barat sejak berakhirnya penjajahan Spanyol di daerah itu pada 1974. 

 

 

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus